KENDARI, TERASSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mulai 2026 mengubah pola pelaksanaan wisuda. Jika sebelumnya seremoni kelulusan hanya digelar secara periodik empat kali dalam setahun, kini UHO menerapkan sistem wisuda berbasis kuota. Perubahan ini ditujukan untuk memangkas waktu tunggu mahasiswa yang telah menuntaskan seluruh kewajiban akademik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO Kendari, Herman, menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut memungkinkan proses akademik mulai dari ujian akhir, yudisium, hingga pendaftaran wisuda berjalan secara berkelanjutan, tidak lagi terikat jadwal tertentu.
“Sekarang kami menggunakan sistem kuota. Jadi tidak menunggu periode. Prosesnya berjalan terus,” jelasnya saat ditemui di Kendari, Jumat (23/1/2026).
Dalam skema baru ini, setiap pelaksanaan wisuda dibatasi maksimal 750 peserta. Mahasiswa yang lebih cepat menyelesaikan persyaratan administrasi dan mendaftar akan memperoleh giliran lebih awal. Begitu kuota terpenuhi, wisuda langsung digelar dan pendaftaran dibuka kembali untuk kuota berikutnya.
“Kalau sudah 750 orang, kita wisuda. Setelah itu jalan lagi. Begitu terpenuhi lagi, kita wisuda lagi,” ungkap Herman.
Dengan sistem tersebut, frekuensi wisuda di UHO berpotensi meningkat signifikan. Pelaksanaannya tidak lagi harus menunggu kalender akademik tertentu, melainkan bergantung pada kecepatan pemenuhan kuota peserta.
“Ke depan sangat mungkin wisuda dilakukan dua bulan sekali, bahkan sebulan sekali. Kita tunggu saja, kalau kuota sudah cukup, langsung kita laksanakan,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar