KENDARI, TERASSULTRA.COM – Senat Fakultas Farmasi (FF) Universitas Halu Oleo (UHO) menetapkan Dr. rer. nat. Adryan Fristiohady, M.Sc., Apt., dan Dr. Henny Kasmawati, M.Si., Apt., sebagai calon Dekan FF periode 2026-2030.
Penetapan tersebut berdasarkan hasil pemungutan suara 8 anggota senat di ruang rapat Senin (2/11/2026). Adryan memperoleh 3 suara dan Henny Kasmawati meraih 4 suara, sementara Prof. Arba memperoleh 1 suara,
Ketua Senat Fakultas Farmasi, Dr. Suryani, S.Farm., M.Sc.,Apt mengatakan dengan hasil tersebut, Adryan dan Henny Kasmawati ditetapkan sebagai calon dekan yang lolos ke tahapan pemilihan berikutnya.
Ia menyebut, jadwal pemilihan selanjutnya masih menunggu arahan Rektor UHO Prof. Takdir. Pelaksanaan pemungutan suara akan menyesuaikan dengan waktu dan kesempatan rektor.
“Pada tahapan pemilihan berikutnya, selain suara anggota senat, suara rektor juga akan dilibatkan dengan bobot 35 persen, sedangkan suara senat memiliki bobot 65 persen. Dengan jumlah anggota senat sebanyak 8 orang, bobot suara tersebut dikonversi menjadi 12 suara, yakni 8 suara senat dan 4 suara rektor,” ucapnya.
Adryan mengapresiasi senat Fakultas Farmasi dan panitia pelaksana atas terselenggaranya proses demokrasi pemilihan dekan yang berlangsung dengan baik. Menurutnya, proses tersebut menjadi pengalaman pertama penerapan sistem demokrasi dalam pemilihan dekan di Fakultas Farmasi.
Perjuangan menjadi dekan Fakultas Farmasi belum berakhir. Sebaliknya, tahapan tersebut menjadi awal perjuangan baru karena keduanya masih harus mengikuti proses selanjutnya, termasuk wawancara dengan rektor untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan.
Karena itu komunikasi dan konsolidasi dengan pihak rektor menjadi hal penting agar gagasan serta program yang ditawarkan dapat dipahami dan menjadi pertimbangan dalam menentukan pimpinan Fakultas Farmasi ke depan.
“Soal program kerja, saya mengusung empat pilar utama yang terangkum dalam konsep Emas, yakni Excellent in Human Capital, Modern Governance, Applied Research and Innovation, serta Strategic Collaboration,” katanya.
Sementara Henny Kasmawati mengungkapkan, dirinya telah mempersiapkan diri sejak awal untuk mengikuti proses pemilihan dekan. Setelah ditetapkan oleh senat sebagai salah satu calon dekan, ia kini menunggu tahapan berikutnya, yakni pemilihan oleh rektor yang memiliki bobot suara sebesar 35 persen.
“Salah satu semangat yang diusung dalam pencalonannya adalah Bersama Berinovasi, Mendunia dalam Reputasi. Fakultas Farmasi saat ini telah memiliki fondasi kelembagaan yang kuat dengan tiga program studi yang seluruhnya telah memperoleh akreditasi Unggul,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tantangan kepemimpinan ke depan bukan hanya mempertahankan capaian akreditasi tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas fakultas agar mampu memperoleh pengakuan di tingkat internasional.
“Capaian akreditasi Unggul yang telah diraih menjadi modal awal untuk membawa Fakultas Farmasi menuju reputasi dan daya saing internasional,” tandasnya.
Penulis: Arsya

















































Komentar