Kolaka, TERASSULTRA.COM – Calon Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026-2030, Ramadhan Tosepu, membawa sejumlah gagasan yang diklaim selaras dengan agenda pembangunan nasional Asta Cita. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah rencana pembentukan Pusat Studi Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan nasional.
Gagasan tersebut disampaikan Ramadhan saat memaparkan visi, misi, dan program kerja dalam rangkaian Pemilihan Rektor (Pilrek) USN Kolaka. Menurut dia, kampus tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program-program prioritas nasional.
Ramadhan menilai program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu agenda utama pemerintah memiliki ruang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan akademik. Karena itu, perguruan tinggi dinilai perlu mengambil peran dalam menghasilkan kajian ilmiah, rekomendasi kebijakan, hingga model implementasi yang berbasis kebutuhan daerah.
“Perguruan tinggi harus mampu menjadi pusat pengetahuan dan solusi. Melalui Pusat Studi MBG, kampus dapat berkontribusi dalam memberikan data, riset, dan rekomendasi yang mendukung keberhasilan program secara berkelanjutan,” kata Ramadhan.
Dalam konsep yang ditawarkannya, Pusat Studi MBG akan menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan dosen, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha.
Fokus kajian tidak hanya menyentuh aspek gizi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga ketahanan pangan, pemberdayaan petani lokal, penguatan UMKM, hingga dampak sosial dan ekonomi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Bagi Ramadhan, Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung implementasi program tersebut. Potensi sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan industri pangan lokal dinilai dapat diintegrasikan dalam skema MBG sehingga manfaat ekonominya juga dirasakan masyarakat.
Gagasan pembentukan pusat studi itu merupakan bagian dari visi besar yang diusung Ramadhan dalam kontestasi Pilrek USN Kolaka, yakni menjadikan kampus sebagai perguruan tinggi unggul berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan nilai-nilai Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola kampus berbasis digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset dan inovasi, hingga perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional.
Ramadhan menegaskan implementasi Asta Cita di lingkungan perguruan tinggi harus diwujudkan melalui program yang konkret dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, keberadaan pusat studi yang fokus pada isu-isu strategis nasional dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kontribusi kampus terhadap pembangunan.
Selain sebagai pusat riset, Pusat Studi MBG juga diharapkan menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan, edukasi, dan pengembangan model implementasi program yang dapat diterapkan di berbagai daerah.
Di tengah persaingan menuju kursi Rektor USN Kolaka, gagasan tersebut menjadi salah satu program yang menonjol dari Ramadhan Tosepu. Melalui pendekatan yang menghubungkan agenda nasional dengan kebutuhan lokal, ia berupaya menempatkan USN Kolaka sebagai kampus yang tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bagi persoalan pembangunan di masyarakat.
Penulis: Andri


















Komentar