SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan

Jurusan Pendidikan Akuntansi UHO Bidik Akreditasi Unggul pada 2026

Uho 21
Ketua Jurusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO, Dr. H. Ramly, M.Pd kedua dari kanan saat menyerahkan nasi tumpeng kepada Dekan FKIP UHO dalam rangkaian HUT ke-10 Pendidikan Akutansi, Minggu (13/9/2026). Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) memasang target meraih akreditasi unggul pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027.

Target tersebut menjadi bagian dari agenda pengembangan jurusan setelah berhasil meningkatkan status akreditasi secara bertahap sejak berdiri pada 2016.

Ketua Jurusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO, Dr. H. Ramly, M.Pd mengatakan, perjalanan akreditasi jurusan menunjukkan peningkatan yang konsisten. Saat pertama terbentuk, Jurusan Pendidikan Akuntansi belum terakreditasi.

Status tersebut kemudian meningkat menjadi C, berlanjut ke B, hingga pada 2024 meraih predikat A atau Baik Sekali.

“Alhamdulillah, saat ini kami sedang mempersiapkan akreditasi unggul. Target kami Desember 2026 atau paling lambat awal 2027,” jelasnya saat perayaan HUT ke-10 Jurusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO, Minggu (13/9/2026).

Peningkatan akreditasi bukan hanya menjadi target administratif. Jurusan juga membenahi kualitas layanan akademik, mempercepat masa studi mahasiswa, serta meningkatkan capaian lulusan.

Dalam kurun waktu sekitar enam tahun, Jurusan Pendidikan Akuntansi telah meluluskan 386 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 213 mahasiswa meraih predikat cumlaude.

“Dari 386 lulusan, sebanyak 228 mahasiswa dapat menyelesaikan studi sebelum empat tahun. Bahkan ada alumni yang mampu menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun,” ungkapnya.

Ramly menyebut lulusan tercepat Jurusan Pendidikan Akuntansi menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun dengan IPK 3,85. Sementara IPK tertinggi yang dicapai alumni mencapai 3,93.

Secara keseluruhan, rata-rata IPK 386 alumni tersebut berada pada angka 3,55 dengan rata-rata masa studi empat tahun satu bulan.

“Ini menunjukkan bahwa proses akademik yang kami bangun mulai memberikan hasil. Kami tidak hanya mengejar jumlah lulusan, tetapi juga berusaha memastikan mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dengan capaian akademik yang baik,” tegasnya.

Capaian tersebut juga terlihat dari kinerja akademik sepanjang 2026. Memasuki bulan kesembilan tahun ini, Jurusan Pendidikan Akuntansi telah meluluskan 76 alumni dengan rata-rata IPK 3,81. Yang menarik, rata-rata masa studi lulusan tersebut hanya tiga tahun satu bulan.

“Baru memasuki bulan kesembilan, kami sudah menghasilkan 76 alumni. Rata-rata IPK mereka 3,81 dengan masa studi tiga tahun satu bulan. Ini menjadi salah satu capaian yang terus kami dorong untuk dipertahankan,” kata Ramly.

Dalam kesempatan itu, Ramly mengatakan, percepatan masa studi menjadi salah satu fokus utama Jurusan Pendidikan Akuntansi dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui visi 2026-2029, pihaknya menargetkan sedikitnya 60 persen mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan sebelum empat tahun.

“Visi kami 2026 sampai 2029 adalah unggul dalam pelayanan mahasiswa. Salah satu ukurannya adalah mahasiswa bisa menyelesaikan studi sebelum empat tahun,” jelasnya.

Ia menegaskan target tersebut membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya dari dosen. Mahasiswa dan alumni juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga serta meningkatkan kualitas Jurusan Pendidikan Akuntansi.

“Harapan kami adalah komitmen bersama antara dosen, mahasiswa dan alumni untuk terus meningkatkan jurusan ini. Paling tidak 60 persen mahasiswa kami bisa sarjana sebelum empat tahun,”tegasnya.

Selain mempercepat masa studi, jurusan juga terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi dan sekolah.

Untuk perguruan tinggi, Jurusan Pendidikan Akuntansi FKIP UHO telah menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta sejak 2021 dan Universitas Negeri Malang sejak 2024.

Sementara di tingkat sekolah menengah, kerja sama telah dilakukan dengan SMK Negeri 1 Kendari sejak 2021 dan SMK Negeri 6 Kendari sejak 2024.

“Kami juga berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain. Ada sekitar 32 perguruan tinggi yang membuka program studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi, baik negeri maupun swasta,” jelas Ramly.

Kerja sama tersebut, kata dia, tidak berhenti pada kegiatan seremoni. Pengelolaan dan pengembangan jurusan dibahas secara berkala untuk mengevaluasi program sekaligus menyusun langkah pengembangan ke depan.

“Pengelolaan jurusan selalu kami bahas bersama. Evaluasi dan pembahasan itu dilaksanakan setiap tahun,” bebernya.

Ramly menambahkan, perayaan HUT ke-10 Jurusan Pendidikan Akuntansi menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan satu dekade sekaligus menetapkan target baru.

Setelah melewati tahapan peningkatan akreditasi dari belum terakreditasi, C, B hingga A atau Baik Sekali, tantangan berikutnya adalah membawa jurusan mencapai predikat unggul.

“Sepuluh tahun ini menjadi momentum bagi kami untuk melihat apa yang sudah dicapai dan apa yang masih harus diperbaiki. Target berikutnya jelas, yaitu akreditasi unggul, pelayanan mahasiswa yang semakin baik, serta lulusan yang bisa menyelesaikan studi lebih cepat tanpa mengurangi kualitas,” tandas Ramly.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement