SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Lanjutkan Kepemimpinan Capt Rahman, Wigyo Minta Jajaran KSOP Kendari Rapatkan Barisan

Ksop
KSOP Kelas II Kendari saat serah terima jabatan, Senin (26/10/2026). Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Wigyo, meminta seluruh jajaran merapatkan barisan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kinerja pelayanan kepelabuhanan.

Wigyo menyampaikan hal itu seusai serah terima jabatan Kepala KSOP Kelas II Kendari di halaman kantor KSOP, Senin (26/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Wigyo menegaskan dukungan seluruh personel menjadi kunci untuk meneruskan program kerja serta mempertahankan atau meningkatkan capaian yang telah dibangun Capt Rahman.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Capt Rahman yang dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi. Pergantian pimpinan harus menjadi momentum memperkuat soliditas, bukan justru menciptakan sekat di lingkungan kerja.

“Saya mengapresiasi kepemimpinan dan prestasi yang telah ditorehkan Capt Rahman. Apa yang sudah dibangun selama ini merupakan fondasi yang kokoh untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di KSOP Kelas II Kendari,” jelasnya.

Selama dipimpin Capt Rahman, sejumlah capaian KSOP Kendari tercatat dalam pengelolaan penerimaan negara, pengawasan kendaraan angkutan barang, hingga keselamatan pelayaran.

Pertama, KSOP Kendari membukukan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp10,8 miliar pada 2024. Realisasi tersebut melampaui target Rp10,2 miliar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Penerimaan itu berasal dari sejumlah sektor, termasuk jasa kepelabuhanan, jasa sarana bantu navigasi pelayaran, serta jasa perkapalan dan kelautan.

Kedua, KSOP Kendari mengaktifkan kembali sistem Single Truck Identification Data (STID) pada Januari 2026 untuk memperkuat pengawasan kendaraan angkutan barang di kawasan pelabuhan.

Sistem ini ditujukan untuk menertibkan administrasi kendaraan, memastikan keabsahan dokumen, dan mendukung kelancaran arus logistik.

Ketiga, pengawasan keselamatan angkutan laut diperketat selama periode mudik Lebaran 2026. KSOP Kendari menekankan kepatuhan terhadap kapasitas angkut kapal, pencegahan penumpang ilegal, serta koordinasi lintas instansi untuk mendukung pelayaran yang aman.

Wigyo menegaskan, keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada sosok pemimpin, tetapi juga pada kekompakan personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Mari kita rapatkan barisan. Dengan komunikasi yang baik, kolaborasi akan semakin kuat sehingga setiap tugas dapat dilaksanakan secara efektif dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antarpersonel maupun antarbidang. Koordinasi yang solid, kata dia, diperlukan agar setiap pekerjaan berjalan searah, persoalan dapat ditangani dengan tepat, dan target organisasi tercapai.

Kesinambungan kepemimpinan tambahnya, harus mampu menjaga capaian yang telah diraih sekaligus membuka ruang perbaikan dalam pelaksanaan tugas ke depan.

Untuk itu, ia berharap seluruh jajaran KSOP Kelas II Kendari tetap menjaga semangat kebersamaan demi memberikan pelayanan kepelabuhanan yang profesional, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama. Dengan soliditas, koordinasi, dan komitmen yang sama, saya optimistis KSOP Kelas II Kendari dapat melanjutkan capaian yang sudah ada dan meningkatkan kinerja ke depan,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement