KENDARI, TERASSULTRA.COM – Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, menekankan pentingnya profesionalisme pengelola kepramukaan untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
Peningkatan kapasitas pembina dinilai menjadi kunci agar Gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi yang disiplin, mandiri, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Hal itu disampaikan Amir saat membuka Workshop Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepramukaan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari di Ruang Rapat Samaturu, Balai Kota Kendari, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Ka Mabigus dan Ketua Gugus Depan dalam Pendidikan Kepramukaan untuk Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter Menuju Kendari Semakin Maju”.
Mewakili Wali Kota Kendari, Amir Hasan mengatakan Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Pendidikan kepramukaan, menurut dia, tidak cukup hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan nilai moral dan membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat kebangsaan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kualitas pembinaan sangat bergantung pada kemampuan para pengelola gugus depan dalam merancang dan menjalankan pendidikan kepramukaan. Untuk itu, peningkatan kompetensi Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus) dan Ketua Gugus Depan harus menjadi perhatian.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi kepramukaan menjadi hal penting agar proses pembinaan generasi muda dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan tantangan perkembangan zaman,” paparnya.
Amir Hasan berharap workshop tersebut menghasilkan peningkatan kapasitas yang dapat diterapkan langsung dalam pengelolaan gugus depan.
“Melalui workshop ini, diharapkan para Ka Mabigus dan Ketua Gugus Depan dapat meningkatkan profesionalisme, kapasitas, serta kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan pendidikan kepramukaan,” bebernya.
Sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kendari, Amir Hasan meminta peserta memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, dan bertukar pengalaman.
Hal itu diperlukan agar kegiatan kepramukaan di setiap gugus depan semakin terarah, inovatif, dan menarik bagi peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan kepramukaan tidak dapat dibebankan kepada pembina semata. Pemerintah, satuan pendidikan, pengelola gugus depan, dan masyarakat harus terlibat aktif dalam mendukung proses pembinaan.
Denhan sinergi antara Majelis Pembimbing Gugus Depan dan pengelola gugus depan perlu diperkuat. Koordinasi yang baik dinilai penting untuk memastikan kegiatan Pramuka berjalan efektif sekaligus menjawab kebutuhan generasi muda.
Sebagai Jenderal ASN Kota Kendari itu, menekankan bahwa pembentukan karakter harus menjadi tujuan utama setiap kegiatan kepramukaan.
Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Nilai-nilai yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Dengan demikian, ia berharap pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kita berharap gerakan Pramuka terus mengambil peran dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.
Penulis: Andri



































Komentar