SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Ratusan Nakes di Muna Tuntut Pemda Kembalikan Nama ke Database PPPK

IMG 20241011 WA0067
Ratusan Nakes menuntut keadilan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muna. Foto Arsya

MUNA, TERASSULTRA.COM – Ratusan tenaga honorer kesehatan (Nakes) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muna sebagai bentuk kekecewaanya terhadap dinas tersebut.

Aksi itu digelar dalam rangka menuntut kejelasan dan keadilan terkait penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.

Mereka kecewa karena nama-nama Nakes yang sebelumnya terdaftar mendadak hilang dalam database prafinalisasi tahun 2022. Hal ini menimbulkan kejanggalan dan ratusan Nakes merasa dirugikan.

Koordinator Lapangan, La Ode Muhamad Suhas Darul menekankan pentingnya memasukkan data tenaga honorer yang terdaftar pada prafinalisasi 2022 ke dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia meminta agar penerimaan PPPK dilakukan dalam satu sesi untuk memastikan kesamaan hak semua tenaga honorer yang telah mengabdi belasan tahun.

Darul juga menyoroti banyaknya tenaga honorer yang tidak terdaftar di BKN dan mendesak pemerintah daerah, khususnya BKD untuk memastikan nama-nama tersebut dimasukkan kembali.

“Kami tidak banyak menuntut, hanya keadilan,” bebernya.

Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi gaji yang sangat rendah, berkisar antara Rp 300-400 ribu, hingga tidak digaji sama sekali.

“Ketidakakuratan data ini menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kami,” jelasnya.

Darul berharap pejabat sementara (Pjs) yang menjabat mau mendengarkan aspirasi mereka dan memperjuangkan hak-hak nakes yang tidak terdaftar.

Ia mencatat bahwa lebih dari 425 tenaga honorer tidak terdaftar, sementara hanya sedikit yang terdata.

“Kami ingin semua nama yang masuk di prafinalisasi bisa dimasukkan,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement