SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Pucuk Pimpinan Polres Konut Berganti, AKBP Rico Fernanda Siap Jalankan Program Nasional

IMG 20250109 WA0055
Kapolres Konut, AKBP Rico Fernanda bersama mantan Kapolres AKBP Priyo Utomo. Foto Arsya

KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Pergantian pucuk pimpinan di Polres Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, resmi berlangsung. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2776/XII/KEP./2024 tanggal 29 Desember 2024, AKBP Priyo Utomo kini digantikan oleh AKBP Rico Fernanda, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sultra.

Serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah Perwira Menengah (Pamen) Polda Sultra, termasuk Kapolres Konut, dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2025. Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, di Aula Dhacara Polda Sultra.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa Sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga kontinuitas kinerja serta memberikan peluang pengembangan karier bagi anggota Polri.

“Sertijab adalah hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Ini merupakan langkah untuk menjaga kontinuitas organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

Acara pisah sambut Kapolres Konut berlangsung pada Kamis, 9 Januari 2025, dengan suasana penuh haru. Dalam sambutannya, AKBP Rico Fernanda menyampaikan tekadnya untuk menjalankan program nasional dan arahan dari Mabes Polri serta Polda Sultra.

“Kami akan menjalankan program Presiden Prabowo, serta mengikuti arahan dan perintah dari Mabes Polri dan Polda Sultra,” ucap Rico.

Ia juga berjanji untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh Kapolres sebelumnya, AKBP Priyo Utomo.

“Saya akan melanjutkan program-program positif yang telah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Rico menegaskan komitmennya untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) yang kondusif di Konawe Utara. Salah satu prioritas utamanya adalah pemberantasan tambang ilegal di wilayah tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan Konawe Utara yang kondusif dan mewujudkan zero illegal mining,” tegasnya.

Ia juga menyatakan akan bekerja sama dengan Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra dalam memberantas penambang ilegal.

“Konawe Utara memiliki potensi besar di sektor tambang. Kami akan memastikan setiap aktivitas tambang sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Rico.

Selain penegakan hukum, Rico bertekad mencegah konflik antara masyarakat dan perusahaan tambang yang kerap terjadi di Konawe Utara.

“Kami akan mengambil langkah preventif agar tidak terjadi konflik antara masyarakat dan perusahaan tambang. Kami mendukung pemerintah untuk menjaga kondusivitas wilayah sehingga investor merasa aman dan masyarakat mendapatkan haknya dalam setiap sengketa,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement