KENDARI, TERASSULTRA.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) akhirnya angkat bicara terkait tudingan bahwa aktivitas penambangan mereka di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mengganggu proses belajar-mengajar di SD 12 Laeya.
Legal PT WIN, Samsudin, menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Ia memastikan bahwa perusahaan tidak melakukan aktivitas penambangan yang dapat mengganggu kegiatan sekolah.
“Kami hanya melakukan penataan lahan, bukan penambangan. Itu pun dilakukan setelah jam sekolah selesai atau anak-anak sudah pulang,” jelas Samsudin, Kamis (23/1/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Humas PT WIN, Kasman. Ia menegaskan bahwa penataan lahan di belakang sekolah dilakukan atas permintaan pemilik lahan, bukan inisiatif perusahaan sendiri.
“Kami hanya membantu pemilik lahan yang ingin tanahnya ditata. Sistem yang diterapkan adalah buka-tutup, setelah ditata, lahan langsung diperbaiki sesuai permintaan pemilik,” ujarnya.
Kasman juga membantah tudingan bahwa perusahaan merusak aliran sungai di sekitar lokasi. Menurutnya, PT WIN justru membantu memperbaiki aliran sungai berdasarkan permintaan dari pemerintah desa.
“Kami memperbesar dan meluruskan aliran sungai atas permintaan Kepala Desa Torobulu. Jadi, tidak benar jika disebut kami merusaknya,” tegasnya.
Kepala Sekolah SDN 12 Laeya, Ida, membenarkan bahwa aktivitas PT WIN tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolahnya.
“Selama jam belajar, kami tidak pernah mendengar suara alat berat. Aktivitas mereka mungkin baru dilakukan setelah jam sekolah,” ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp.
Ida juga menegaskan bahwa pihak sekolah tidak bisa melarang aktivitas perusahaan karena dilakukan di luar area sekolah.
“Kalau aktivitas di dalam area sekolah, tentu kami akan protes. Namun, ini terjadi di luar lahan sekolah, jadi kami tidak berhak melarang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Torobulu, Nilham, menilai PT WIN telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar tambang.
“Kami minta perusahaan untuk meluruskan sungai yang sebelumnya berkelok-kelok, dan mereka bersedia membantu. Saat ini, perbaikan sedang berlangsung,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar