KONUT, TERASSULTRA.COM – Bagi sebagian warga desa, mimpi menjejak Tanah Suci Makkah seringkali hanya tersimpan dalam doa panjang.
Namun, mimpi itu berubah nyata berkat kepedulian PT Sumber Bumi Putera (SBP). Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Konawe Utara itu kembali memberangkatkan warga lingkar tambang ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umrah.
Rombongan jamaah asal Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, resmi berangkat pada 18 Agustus 2025. Setelah delapan hari perjalanan ibadah, mereka pulang ke tanah air pada 26 Agustus 2025, membawa kisah spiritual yang penuh syukur.
“Ini wujud komitmen kami membangun masyarakat, bukan hanya dari sisi ekonomi, tapi juga spiritual,” ungkap Direktur Operasional PT SBP, Aldino Ramasyah Bagus, saat ditemui usai kepulangan jamaah, Jumat (12/9/2025).
Aldino menegaskan, kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus dijaga oleh perusahaan.
“Kami ingin memastikan keberadaan perusahaan memberi manfaat nyata. Tidak hanya ekonomi, tetapi juga menyentuh kebutuhan batin masyarakat,” tambahnya.
Humas PT SBP Jumadil menyebut program umrah ini menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap aspirasi terdalam masyarakat lingkar tambang.
“Banyak warga desa yang bercita-cita ke Makkah, tetapi terkendala biaya. Di sinilah perusahaan hadir, mewujudkan harapan itu,” bebernya.
Menurutnya, program PPM bukan sekadar kewajiban formal perusahaan kepada negara, melainkan wujud konsistensi tanggung jawab sosial. Isinya bukan hanya terkait pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga program keagamaan seperti ibadah umrah.
“Kami percaya, keberadaan perusahaan harus memberi dampak langsung bagi warga. Program umrah ini salah satu yang paling dinanti masyarakat, karena menyentuh sisi terdalam kehidupan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar