SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Polresta Kendari Bedah 10 Rumah Tak Layak Huni, Lima Unit Diserahkan

Siska 87
Pose bersama usai serahkan lima unit rumah kepada warga, Jumat (4/9/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Polresta Kendari membedah 10 rumah tidak layak huni dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Lima rumah di antaranya telah rampung dan diserahkan kepada penerima manfaat.

Penyerahan rumah hasil bedah rumah berlangsung di Kelurahan Bende, Kota Kendari, Jumat, 4 September 2026. Program ini menjadi bagian dari kegiatan sosial Polri sekaligus kolaborasi Polresta Kendari dengan Pemerintah Kota Kendari.

Sepuluh rumah yang menjadi sasaran program tersebar di sejumlah wilayah. Masing-masing satu unit di Kelurahan Bende, Anggoeya, Baruga, Benubenua, Punggolaka, dan Pondambea, serta tiga unit di Kelurahan Alolama.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengapresiasi langkah Polresta Kendari yang ikut menangani persoalan rumah tidak layak huni. Rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus bagian dari standar pelayanan minimum yang wajib diperhatikan pemerintah.

“Pemkot Kendari sangat berterima kasih dan mengapresiasi segala bentuk perhatian dari Polresta Kendari dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, dengan melaksanakan kegiatan sosial, contohnya pembangunan rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

Ia mengatakan, berdasarkan data 2026, masih terdapat sekitar 3.077 rumah tidak layak huni di Kota Kendari. Penanganannya dilakukan secara bertahap karena jumlah rumah yang membutuhkan perbaikan masih cukup besar.

Siska menyebut Pemkot Kendari juga telah memperoleh bantuan untuk menangani sekitar 1.200 unit rumah tidak layak huni.

“Bicara rumah, bicara tentang kebutuhan pokok. Dengan kata lain, bicara rumah juga bicara tentang SPM yang harus sesegera mungkin kita perhatikan,” jelasnya.

Ketua Komwil VI APEKSI itu mengatakan kolaborasi dengan Polresta Kendari mempercepat penanganan rumah tidak layak huni. Program tersebut, kata dia, sejalan dengan visi Pemkot Kendari membangun kota yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Luis Sengka mengatakan bedah rumah merupakan salah satu program sosial Mabes Polri dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara.

Polresta Kendari kemudian berkoordinasi dengan Pemkot Kendari agar program tersebut tidak sekadar menjadi instruksi, tetapi dapat direalisasikan dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Koordinasi itu bukan berarti melanggar aturan, tapi menghasilkan solusi. Dan inilah solusi yang ada,” katanya.

Dari 10 rumah yang ditargetkan, lima unit telah selesai dibedah dan diserahkan kepada penerima manfaat. Adapun lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan akan dituntaskan melalui program Pemerintah Kota Kendari.

Edwin berterima kasih kepada Pemkot Kendari dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia berharap rumah yang telah diperbaiki dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Selain itu, ia meminta penerima bantuan merawat rumah tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kiranya rumah ini bisa membawa kebahagiaan bagi keluarga Bapak/Ibu sekalian. Tidak bocor saat hujan, tidur juga sudah nyenyak,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement