SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

PLT Kepala Badan Penghubung Sultra Genjot Promosi Budaya dan Pariwisata di Jakarta

IMG 20241128 WA0100
Penjabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Penghubung Sultra, Mustakim saat mempromosikan budaya di Jakarta. Foto Andri

JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Penjabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mustakim, berkomitmen memperkuat promosi budaya dan pariwisata Sultra di ibu kota. Melalui berbagai langkah strategis, Mustakim berupaya mengenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta potensi unggulan Sultra kepada masyarakat nasional dan internasional.

“Promosi ini tidak lepas dari arahan dan dukungan Penjabat Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, serta Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio. Kami terus meminta bimbingan untuk memastikan langkah-langkah yang kami lakukan tepat sasaran dan efektif,” ujar Mustakim, Rabu (27/11/2024).

Salah satu fokus utama dalam promosi tersebut adalah pemanfaatan Anjungan Sultra di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Namun, Mustakim mengakui bahwa upaya ini masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan fasilitas pendukung.

“Kami ingin Sultra bisa bersaing dengan provinsi lain dalam memanfaatkan TMII sebagai etalase budaya. Tetapi, tanpa sanggar seni, koleksi pakaian adat, atau perlengkapan seni yang memadai, upaya promosi menjadi kurang maksimal,” jelasnya.

Selama ini, Badan Penghubung Sultra kerap mengandalkan dukungan kabupaten-kabupaten di Sultra untuk mendatangkan penari dan perlengkapan seni. Namun, menurut Mustakim, pola ini kurang efisien dan menghambat fleksibilitas promosi.

“Jika sanggar seni dan perlengkapan budaya tersedia di Jakarta, kami bisa melakukan kegiatan promosi secara mandiri tanpa harus mengirimkan barang atau personel dari daerah. Ini akan jauh lebih efektif dan efisien,” tambahnya.

Selain mempermudah promosi, fasilitas pendukung seperti sanggar seni di Jakarta juga memberikan ruang bagi diaspora Sultra untuk lebih aktif berkontribusi dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah dan pihak terkait mendukung pengadaan fasilitas ini. Dengan sarana yang memadai, Sultra bisa tampil lebih percaya diri di kancah nasional, bahkan internasional,” tegas Mustakim.

Ia optimis bahwa dengan kerja sama semua pihak, Anjungan Sultra di TMII dapat menjadi pusat perhatian yang menggambarkan keindahan alam dan budaya Sultra. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan citra Sultra, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Melalui upaya Mustakim dan Badan Penghubung Sultra, mimpi menjadikan budaya dan pariwisata Sultra sebagai daya tarik nasional dan global kini berada di jalur yang semakin menjanjikan.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement