MORAMO UTARA, TERASSULTRA.COM – Penelitian yang digagas oleh dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo (UHO), melalui program Penelitian Dosen Pemula Internal (PDPI) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM UHO), mengungkap dampak positif program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Lintas Stone Mineral terhadap kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Desa Sanggula, Kecamatan Moramo Utara.

Dosen UHO saat melakukan penelitan di Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Foto Andri
Penelitian ini fokus pada analisis program-program CSR yang menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan tambang batuan tersebut. Tim peneliti, yang diketuai oleh Mursin, melakukan studi mendalam melalui wawancara dan pengumpulan data ekonomi lokal, khususnya dari masyarakat penerima manfaat program CSR.
Pemberdayaan Ekonomi melalui Bantuan Ternak, Budidaya, dan Pertanian
Program CSR PT. Lintas Stone Mineral di Desa Sanggula mencakup beragam inisiatif pemberdayaan ekonomi yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Bantuan yang disalurkan mencakup bibit ikan lele beserta peralatan pendukung seperti tenda, papan, dan kayu penyangga kolam, yang bertujuan mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya lele secara mandiri. Di sektor peternakan, masyarakat menerima bantuan bibit ayam super dan ayam petelur. Sementara di sektor pertanian, masyarakat mendapatkan bibit sayuran sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan produksi pangan lokal.
Menurut Mursin, ketua tim peneliti, dampak paling signifikan berasal dari program CSR yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
“Program CSR yang efektif adalah yang dirancang secara spesifik untuk kebutuhan masyarakat, seperti modal usaha bagi UKM, pelatihan kewirausahaan, dan pemberian fasilitas kesehatan dan pendidikan. Di Desa Sanggula, dimana kegiatan pertanian mulai terbatas karena polusi dan debu dari aktivitas tambang, kontribusi dari program CSR perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sangat penting,” bebernya, Senin (28/10/2024).

Dosen UHO, Mursin saat pose bersama warga Moramo usai melaksanakan penelitian. Foto Andri
Dampak Positif dan Tantangan Implementasi CSR
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR PT. Lintas Stone Mineral memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berwirausaha. Pemberian modal usaha dan pelatihan kewirausahaan menjadi salah satu pilar program CSR yang diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat Desa Sanggula.
Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam pelaksanaan CSR, seperti kurangnya pemantauan berkelanjutan dan ketidaksesuaian program dengan kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
“Tantangan terbesar adalah memastikan agar program CSR tidak hanya bersifat sementara, tapi juga berkelanjutan. Program yang melibatkan masyarakat dalam perencanaannya akan lebih berdampak dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” tambah Mursin.
Rekomendasi untuk Program CSR yang Berkelanjutan
Tim peneliti menyarankan agar perusahaan lebih melibatkan masyarakat dalam perencanaan CSR dan memperkuat evaluasi serta pemantauan hasil program. Dengan keterlibatan masyarakat yang lebih aktif, program CSR tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal tetapi juga memperkuat hubungan baik antara perusahaan dan komunitas.
Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi perusahaan tambang dan sektor lainnya dalam merancang program CSR yang berkelanjutan, berdampak positif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Hasil penelitian juga diharapkan menginspirasi perusahaan di sekitar Kecamatan Moramo Utara untuk berperan lebih aktif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan turut serta dalam membangun ekonomi lokal yang lebih kuat. (adv)


















Komentar