KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Pomalaa berhasil mencatat realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2024 sebesar Rp2,5 miliar, atau 71 persen dari target yang ditetapkan Kementerian Perhubungan, yakni sebesar Rp 3,5 miliar.
Kepala KUPP Pomalaa, Hadji Djafar menyampaikan bahwa pencapaian ini masih di bawah target yang telah ditentukan, disebabkan oleh penurunan aktivitas di Terminal Khusus (Tersus) sepanjang tahun 2024.
“Realisasi PNBP tahun ini mencapai Rp 2,5 miliar, atau sekitar 71 persen dari target yang diberikan. Salah satu faktor yang menyebabkan belum tercapainya target adalah berkurangnya kegiatan di Tersus,” jelasnya, Jumat (24/1/2025).
Meskipun realisasi belum mencapai 100 persen, KUPP Pomalaa tetap optimis menatap tahun 2025 dengan semangat baru. Pihaknya kembali diberikan target sebesar Rp 3,6 miliar, dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dalam upaya memenuhi target tersebut.
“Kami tetap optimis dan akan terus berupaya maksimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun 2025,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Hadji Djafar mengatakan sebagai bagian dari strategi untuk mencapai target tahun ini, KUPP Pomalaa berencana memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta meningkatkan efisiensi dalam layanan kepelabuhanan guna mendorong aktivitas di pelabuhan.
“Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, KUPP Pomalaa berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung penerimaan negara serta mendorong pertumbuhan sektor maritim di wilayah Sultra,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar