SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Siska Karina Imran Bidik Pertumbuhan Ekonomi Kendari 5,5 Persen

Siska 80
Wali Kota Siska Karina Imran bersama Ketua DPRD LM. Inarto saat menyetujui KUA-PPAS 2027, Senin (24/8/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama DPRD Kota Kendari menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari di Ruang Paripurna DPRD, Senin (24/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, didampingi Wakil Ketua I La Yuli dan Wakil Ketua II Irmawati. Hadir pula Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Sudirman, Sekretaris Daerah Amir Hasan, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, anggota DPRD, serta tamu undangan.

Wali Kota Siska Karina Imran mengatakan kesepakatan KUA-PPAS merupakan tahapan penting sebelum APBD 2027 ditetapkan. Dokumen tersebut menjadi pijakan pemerintah daerah dalam menentukan arah pendapatan, belanja, pembiayaan, serta program prioritas pembangunan.

“Dokumen ini menjadi dasar arah kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan, serta asumsi penyusunan APBD. Sementara PPAS menjadi pedoman dalam menetapkan prioritas program dan anggaran pemerintah daerah,” ungkapnya.

Kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD menunjukkan adanya komitmen bersama untuk memastikan anggaran daerah disusun secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemkot Kendari dan DPRD dalam mewujudkan perencanaan anggaran yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada capaian program,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Siska mengatakan arah pembangunan Kota Kendari pada 2027 tetap mengacu pada visi pembangunan daerah 2025-2029, yakni mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Pemerintah menetapkan tema pembangunan 2027: “Penguatan Tata Kelembagaan Pemerintah Menuju Pelayanan Publik yang Berkualitas, ASN yang Profesional, dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan.”

Tema tersebut akan diterjemahkan melalui penguatan profesionalisme ASN, digitalisasi pelayanan publik, penguatan kelembagaan, serta peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah.

Untuk mewujudkannya, Pemkot Kendari menetapkan lima prioritas pembangunan.

Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Kedua, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis inovasi dan digitalisasi.

Ketiga, memperkuat ekonomi daerah melalui investasi, pemberdayaan masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja.

Keempat, membangun infrastruktur perkotaan yang mendukung konektivitas dan ketahanan lingkungan.

Kelima, memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Prioritas pembangunan ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan Kota Kendari berjalan secara terarah, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Siska.

Dalam KUA-PPAS 2027, Pemkot Kendari memasang sejumlah target indikator pembangunan.

Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 5,50 persen. Angka kemiskinan diharapkan turun menjadi 3,90 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada di angka 5,02 persen.

Pemkot menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 86,46 pada 2027.

Untuk menopang target tersebut, Pemkot Kendari akan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Strateginya antara lain melalui digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, peningkatan kinerja BUMD, serta optimalisasi aset daerah agar memberikan kontribusi ekonomi.

“Optimalisasi pendapatan daerah akan terus kita lakukan melalui digitalisasi pajak dan retribusi, peningkatan kinerja BUMD, serta pengelolaan aset daerah secara produktif,” jelas Siska.

Ia juga menyebut pemkot akan melakukan diversifikasi sumber pembiayaan daerah yang sah untuk mendukung kebutuhan pembangunan.

Selain itu, Siska mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Kendari yang terlibat dalam pembahasan KUA-PPAS. Pembahasan yang berjalan lancar dan tepat waktu menjadi modal penting untuk melanjutkan tahapan penyusunan APBD 2027.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kota Kendari atas kerja sama dan sinergitas yang terus terjalin dengan baik sehingga seluruh proses pembahasan dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” katanya.

Ia meminta sinergi antara eksekutif dan legislatif tetap dijaga hingga APBD 2027 ditetapkan dan dilaksanakan.

“Mari kita terus menjaga komitmen bersama dalam mengawal penyusunan APBD hingga tahap penetapan dan pelaksanaannya demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kendari,” tandas Siska Karina Imran.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement