SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Kampanye di Butur, Warga Minta ASR-Hugua Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan 

IMG 20241105 WA0023
Calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua disambut ribuan masyarakat saat melaksanakan kampanye di Buton Utara. Foto Andri

BUTON UTARA, TERASSULTTA.COM – Kerusakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Buton Utara (Butur) dengan Kabupaten Buton kembali menjadi sorotan. Dalam kampanye terbatas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka-Hugua (ASR-Hugua), di Kecamatan Kulisusu, anggota DPRD Butur, Harsa’ad Mbaru, menyoroti kondisi infrastruktur yang dianggap sangat memprihatinkan.

“Butur telah menjadi daerah otonom selama 17 tahun, tetapi akses jalan penghubung yang menjadi kewenangan Pemprov Sultra hingga kini belum mendapat perhatian serius,” ungkap Harsaad Mbaru saat menyampaikan aspirasinya pada Minggu, 3 Oktober 2024.

“Kondisi jalan yang rusak parah tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menghalangi perkembangan ekonomi daerah,” tambahnya.

Politisi Partai Gerindra itu secara khusus meminta kepada pasangan ASR-Hugua agar, jika terpilih, mereka dapat memberikan prioritas pada perbaikan infrastruktur jalan di Butur yang selama ini terabaikan.

“Kami berharap ASR-Hugua mendengar aspirasi masyarakat Butur seperti halnya kabupaten lain di Sultra. Infrastruktur jalan sangat penting, dan Butur juga memiliki sumber daya manusia yang layak berkontribusi di Pemprov,” ucap Harsa’ad.

Menanggapi permintaan tersebut, calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua menyebut kerusakan jalan di Butur sebagai “bencana infrastruktur” yang harus segera diatasi. Hugua, yang mengaku sering berkunjung di Butur dalam berbagai kegiatan, mengatakan bahwa kondisi beberapa ruas jalan, seperti di Kulisusu Utara hingga Labuan dan jalur yang mengarah ke Kabupaten Buton, sudah tidak layak digunakan.

“Saya melihat langsung kondisi jalan di Butur yang rusak berat. Ini adalah tanggung jawab Pemprov Sultra dan harus menjadi prioritas dalam pemerintahan mendatang. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan ini sebenarnya tidak begitu besar dibanding dampak ekonomi dan kesejahteraan yang dapat ditingkatkan,” bebernya.

“Diperkirakan sekitar Rp133 miliar diperlukan untuk memperbaiki jalan sepanjang kurang lebih 75 kilometer di wilayah tersebut,” sambung Hugua.

Menurut mantan Bupati Wakatobi dua periode itu, banyak anggaran provinsi selama ini dialokasikan untuk pembangunan yang dianggap kurang efektif di kota-kota besar, padahal daerah seperti Butur membutuhkan perhatian lebih mendesak.

Lebih lanjut, Hugua menyampaikan bahwa salah satu dari delapan program unggulan ASR-Hugua adalah perbaikan jalan-jalan provinsi.

“Jika ASR-Hugua dipercaya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, kami berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur seperti di Butur. Pembangunan jalan provinsi akan menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.

Kampanye terbatas yang berlangsung di Kulisusu ini dihadiri sekitar 2.000 simpatisan dan relawan ASR-Hugua, serta dikawal oleh aparat TNI dan Polri untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Kehadiran massa yang antusias memperlihatkan besarnya harapan masyarakat Butur akan perubahan, terutama dalam peningkatan infrastruktur yang selama ini dianggap kurang mendapat perhatian dari pemerintah provinsi.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement