SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Kakorlantas Polri Tinjau Jalur Merak hingga Ketapang, Pastikan Kesiapan Jelang Nataru 2024

IMG 20241130 WA0090
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, memimpin langsung pemantauan kesiapan jalur strategis di darat dan laut. Foto Andri

JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, memimpin langsung pemantauan kesiapan jalur strategis di darat dan laut. Fokus utama pemantauan kali ini adalah jalur penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dua titik vital yang kerap menjadi pusat kepadatan selama musim liburan.

Irjen Pol Aan Suhanan mengungkapkan, Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi menjadi salah satu perhatian khusus karena sering mengalami kemacetan, terutama saat cuaca buruk.

“Ketapang adalah salah satu titik krusial selama Nataru. Kami telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan di sana,” ujar Aan usai meninjau lokasi pada Jumat (29/11/2024).

Belajar dari pengalaman dua tahun sebelumnya, di mana kemacetan panjang terjadi akibat cuaca ekstrem, Korlantas Polri bersama pemangku kepentingan telah melakukan berbagai pembenahan. Dermaga di Pelabuhan Ketapang telah diperbaiki untuk menstabilkan kedalaman dan ketinggian air, sehingga kapal dapat beroperasi lebih optimal.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, tiga buffer zone telah disiapkan, yakni di Terminal Sritanjung, Grand Watu Dodol, dan Bulusan. Sistem satu arah akan diberlakukan di depan Pelabuhan Ketapang untuk mengurai antrean. Selain itu, dermaga baru di Bulusan kini siap digunakan sebagai kantung parkir kendaraan, dengan kapasitas ratusan mobil.

“ASDP Ketapang juga telah menambah tiga kapal reguler untuk meningkatkan kapasitas penumpang ke Bali, sementara Pelabuhan Jangkar di Situbondo disiapkan sebagai alternatif untuk kendaraan barang,” kata Aan.

Untuk mencegah antrean panjang, masyarakat diimbau membeli tiket penyeberangan secara daring jauh-jauh hari. Tiket kini bisa dibeli hingga 60 hari sebelum keberangkatan, dengan penerapan sistem geofencing, yang memungkinkan pembelian hanya dalam radius dua kilometer dari pelabuhan.

“Kami mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 22-23 Desember,” tambahnya.

Di jalur darat, Korlantas Polri berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk memastikan kelancaran di jalur tol. Proyek perbaikan jalan tol dan non-tol ditargetkan selesai pada 14 Desember 2024, sehingga seluruh jalur siap digunakan untuk mendukung arus mudik dan balik.

“Kami pastikan semua jalur, baik tol maupun non-tol, siap digunakan secara optimal demi kelancaran perjalanan masyarakat,” tegas Aan.

Dengan berbagai langkah antisipasi dan koordinasi lintas sektor ini, Korlantas Polri optimis arus mudik dan balik selama Nataru 2024 dapat berjalan lancar.

“Ini merupakan bagian dari upaya kami menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat. Kami juga akan terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan semua skenario berjalan sesuai rencana,” tandas Irjen Pol Aan Suhanan.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan periode libur panjang akhir tahun dapat dinikmati masyarakat tanpa hambatan berarti.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement