SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polri Rekrut Lulusan SMK Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

IMG 20241103 WA0040
Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang saat menyampaikan keterangan. Foto Andri

JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Polri akan mulai merekrut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki latar belakang di bidang pertanian, peternakan, perikanan, serta gizi dan kesehatan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga bertujuan untuk memperkuat pemberian makan siang bergizi gratis bagi masyarakat.

Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang menyampaikan, rekrutmen ini akan memprioritaskan calon anggota Polri yang memiliki kompetensi khusus di bidang pertanian hingga kesehatan masyarakat, yang nantinya akan dilatih menjadi Bintara Kompetensi Khusus Bhabinkamtibmas. Para Bhabinkamtibmas ini akan ditugaskan untuk membantu dan mengedukasi masyarakat dalam bidang ketahanan pangan.

“Polri berkomitmen mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan serta pemberian makan bergizi bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami akan mulai merekrut calon anggota dari lulusan sekolah pertanian, peternakan, perikanan, serta bidang gizi dan kesehatan masyarakat untuk ditempatkan sebagai Bhabinkamtibmas yang memiliki kompetensi khusus,” ungkap Brigjen Danang, Sabtu (2/11/2024).

Sinergi dengan Kementerian Pertanian

Dalam menjalankan tugasnya, anggota Polri dari rekrutmen kompetensi khusus ini akan bekerja sama dengan penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian. Mereka akan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang belum dimanfaatkan, mengajarkan praktik bertani, beternak, dan bercocok tanam. Program ini diharapkan dapat mendorong produksi pangan lokal yang dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat.

“Para Bhabinkamtibmas ini nantinya akan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran atau beternak unggas, seperti ayam atau bebek, yang bisa menghasilkan daging dan telur. Hal ini diharapkan bisa mendukung kebutuhan gizi rumah tangga sekaligus mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM dalam menghadapi Indonesia Emas pada 2045,” jelas Danang.

Seleksi dengan Kompetensi Khusus

Brigjen Danang menambahkan bahwa rekrutmen ini akan berbeda dari rekrutmen Polri reguler, karena akan fokus pada calon yang memiliki kompetensi di bidang-bidang khusus tersebut. Nantinya, mereka yang lolos seleksi akan menerima pelatihan lanjutan dan akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Rekrutmen ini sejalan dengan program pemerintah dalam ketahanan pangan. Kami mencari mereka yang punya kompetensi khusus di pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan masyarakat, sehingga bisa memberikan bimbingan dan edukasi yang lebih baik kepada masyarakat,” bebernya.

Langkah Polri ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk bersinergi dengan pemerintah dalam program nasional ketahanan pangan dan peningkatan gizi, terutama bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil. Dengan mengedepankan lulusan SMK dari berbagai bidang keahlian terkait, Polri berupaya mendorong terciptanya SDM unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement