SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Olahraga

Bupati Busel Optimistis Olahraga Daerah Berjaya, KONI Diminta Bangun Sinergi Lintas Sektor

IMG 20250607 WA0054 1
Ketua Umum KONI Sultra, Alfian Taufan Putra saat melaksanakan pelantikan terhadap KONI Busel. Foto Andri

BUTON SELATAN, TERASSULTRA.COM – Bupati Buton Selatan (Busel), Muhammad Adios, menyatakan keyakinannya bahwa cabang olahraga di wilayah yang dipimpinnya akan berjaya di bawah kepemimpinan Ketua KONI yang baru, Darmani.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buton Selatan periode 2024–2029, yang digelar di Gedung Wisata Batauga, Selasa (3/6/2025).

“Saya yakin KONI Buton Selatan akan jaya. Kuncinya adalah kekompakan dan keyakinan dalam diri masing-masing. Kalau ini kita jaga bersama, saya optimistis prestasi olahraga Busel akan meningkat,” ungkapnya saat memberikan sambutan

Bupati Adios juga mengingatkan pentingnya konsistensi membangun ekosistem olahraga yang sehat dan produktif. Ia berharap pengurus KONI yang baru dilantik mampu menjaga semangat kolektif dan memperkuat sinergi lintas sektor agar olahraga tak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sarana pemersatu masyarakat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kalau mau olahraga kita maju, harus kolaborasi. Semua OPD harus dilibatkan, pemerintah desa juga punya peran penting, apalagi desa-desa kita punya potensi atlet yang luar biasa,” imbuhnya.

Senada dengan Bupati, Ketua KONI Busel, Darmani menyatakan siap mengemban amanah dan membangun olahraga Buton Selatan melalui pola kerja yang terbuka, inklusif, dan kolaboratif.

“Saya selalu ingat pesan Pak Bupati: apa pun bisa kita majukan kalau kita berkolaborasi. Karena itu, saya tegaskan bahwa KONI akan bekerja secara kolektif, tanpa memandang latar belakang siapa pun,” ungkap Darmani.

Sebagai legislator Partai NasDem yang kini dipercaya memimpin KONI, Darmani menekankan pentingnya membangun jejaring lintas sektor, termasuk dengan dunia pendidikan dan pemerintahan desa.

“Misalnya di Dinas Pendidikan, potensi atlet bisa dibina sejak dini lewat kegiatan ekstrakurikuler. Di situlah KONI harus masuk dan bersinergi,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga membuka ruang komunikasi yang luas dengan para kepala desa. Menurutnya, geliat olahraga di tingkat desa merupakan indikator penting tumbuhnya ekosistem olahraga yang merata.

“Desa-desa di Buton Selatan punya geliat olahraga yang luar biasa. Apalagi sekarang banyak generasi muda di desa yang punya semangat tinggi berkompetisi. Ini harus difasilitasi,” katanya.

Darmani pun menegaskan bahwa KONI Buton Selatan akan membuka ruang seluas-luasnya bagi ide dan gagasan dari berbagai pihak demi kemajuan olahraga di daerah yang juga dikenal sebagai penghasil kopi unggulan itu.

“Kata kuncinya sinergi. Kami butuh masukan dari semua pihak. Jangan kita anggap urusan olahraga ini hanya tanggung jawab KONI. Harus kolektif, semua punya tanggung jawab mendorong prestasi,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement