SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olahraga

Bonus Atlet Cair, KONI Sultra Transfer Langsung ke Rekening Penerima

KONI 1 1
Atlet

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kabar yang ditunggu para atlet Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya datang. Bonus bagi peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, resmi dicairkan.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra mentransfer dana tersebut langsung ke rekening masing-masing atlet, tanpa perantara.

Total bonus yang disalurkan mencapai Rp310 juta untuk sembilan atlet peraih medali. Penyerahan secara simbolis berlangsung di Kantor KONI Sultra, Jalan Abunawas, Kendari, Kamis, 30 April 2026.

Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar, disebut berperan besar dalam memastikan bonus itu terealisasi. Sejak awal, ia mendorong agar hak atlet dipenuhi sebagai bentuk penghargaan atas prestasi di tingkat nasional.

Sekretaris KONI Sultra, La Ode Sawali, mengatakan pencairan bonus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga.

“Ini bentuk penghargaan kepada atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” jelasnya, Jumat (1/5/2026).

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka tambahnya sangat berperan penting dalam merealisasikan janji bonus tersebut.

“Komitmen gubernur terealisasi. Ini tentu menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Bendahara KONI Sultra, Albert Rokky Palulungan, menjelaskan dana bonus bersumber dari hibah Pemerintah Provinsi Sultra yang telah dialokasikan sejak awal 2026.

Namun, aturan baru mengharuskan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) secara rinci sebelum dana bisa dicairkan.

“Kami harus menyusun perencanaan yang detail, baru diajukan ke pemerintah provinsi. Persetujuan keluar pada 17 April, setelah itu langsung kami proses administrasinya,” paparnya.

Menurut dia, langkah mempercepat proses pencairan juga tidak lepas dari dorongan internal KONI, termasuk dari Ketua KONI.

“Ketua KONI sejak awal meminta agar ini diprioritaskan. Atlet tidak boleh menunggu terlalu lama,” tuturnya.

Dari total Rp310 juta, dua atlet peraih medali perak masing-masing menerima Rp 50 juta, sementara tujuh atlet peraih medali perunggu mendapatkan Rp30 juta.

Salah satu penerima bonus, Muhammad Mulyadi, mengaku lega. Ia mengatakan bonus tersebut akan membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi motivasi untuk terus berlatih.

“Alhamdulillah, ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan KONI Sultra yang sudah memperjuangkan ini,” urainya.

Ia juga menyinggung peran pembinaan yang dilakukan KONI Sultra di bawah kepemimpinan Andi Ady Aksar.

“Kami merasakan pembinaan yang serius. Ini yang membuat kami bisa tampil di PON dan meraih medali,” tandasnya.

Berikut daftar atlet penerima bonus:

Taekwondo:

Muhammad Mulyadi (perak), Iluh Sinta Sundariasih (perunggu), Masyuri Wardani N (perunggu)

Sambo:

Muh. Jodi Setiawan T (perunggu), Yahya Muhammad (perunggu)

Pencak Silat:

Harya Alimin (perunggu), Nur Khafifah Rozalddin (perunggu)

Shorinji Kempo:

Aldi Gunawan (perunggu), Acmad Djildan (perak)

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement