KENDARI, TERASSULTRA.COM – Muaythai Kota Kendari menargetkan prestasi lebih tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026. Sebanyak 23 atlet mengikuti seleksi untuk memperebutkan tempat dalam tim yang akan mewakili Kendari pada ajang tersebut.
Seleksi berlangsung di Camp 10.2, Minggu (11/10/2026) pagi. Tahapan ini menjadi penentu bagi atlet yang dinilai layak masuk skuad sekaligus mengukur kesiapan Muaythai Kendari menghadapi persaingan antardaerah.
Sekretaris Muaythai Sultra, Hendra Alimin, dan Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kendari, Abdul Salam, turut menghadiri seleksi tersebut.
Abdul Salam mengapresiasi langkah Muaythai Kendari dalam menyiapkan atlet melalui seleksi dan pembinaan. Ia menegaskan, KONI Kota Kendari mendukung cabang olahraga yang aktif membangun kekuatan atlet untuk meningkatkan prestasi.
“KONI selalu ada di tengah-tengah semua cabor. Kami mendukung semua untuk pengembangan olahraga dan pembinaan atlet,” jelasnya.
Mantan atlet PON XIV itu mengatakan, pencapaian prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet, tetapi juga kualitas pelatih dan konsistensi pembinaan. Karena itu, atlet, pelatih, dan organisasi olahraga harus bekerja bersama untuk menghasilkan prestasi yang terukur.
KONI, kata dia, juga mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian kepada atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Kendari melalui prestasi olahraga.
“Kami akan berbuat untuk kemajuan Kota Kendari dan yang pasti setiap atlet yang berprestasi akan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Kendari,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Muaythai Kota Kendari, Azwirman Madanua, menegaskan seleksi bukan sekadar menentukan atlet yang akan bertanding. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di cabang olahraga bela diri tersebut.
“Yang mengikuti seleksi kali ini memang merupakan generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga Muaythai,” bebernya.
Muaythai Kendari tambahnya, kini memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Porprov Sultra 2026. Seleksi menjadi tahapan penting untuk menilai kemampuan atlet, menentukan komposisi tim, dan memastikan atlet yang terpilih siap menghadapi persaingan.
Ia menegaskan, target Muaythai Kendari tidak berhenti pada keikutsertaan dalam Porprov. Kontingen dituntut memperbaiki capaian dari penyelenggaraan sebelumnya.
“Yang pasti, target kami di Porprov Sultra melebihi capaian dan prestasi dari Porprov sebelumnya,” tegasnya.
Awi menyadari target tersebut membutuhkan persiapan serius. Seluruh daerah di Sultra diperkirakan menurunkan atlet terbaik untuk bersaing memperebutkan prestasi. Kondisi itu menuntut Muaythai Kendari memaksimalkan latihan, pembinaan, dan kesiapan atlet sejak tahap seleksi.
Untuk itu, ia meminta atlet dan pelatih tidak menganggap seleksi sebagai formalitas. Keduanya harus memanfaatkan proses tersebut untuk mengukur kemampuan, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri menghadapi lawan dari daerah lain.
“Semua daerah di Sultra pasti ingin meraih prestasi di Porprov nanti. Tentu ini tantangan bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Kendari,” tandasnya.
Penulis: Arsya



































Komentar