KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menguatkan langkah menuju predikat Kota Sehat. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Walikota Kendari, Siska Karina Imran, didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta anggota DPRD Kota Kendari, Hasbulan dan Apriliani Puspitawati, dalam audiensi bersama Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Anggota DPRD Kendari, Hasbulan menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Walikota Siska yang menurutnya mampu menghadirkan gebrakan nyata meski baru menjabat kurang dari satu tahun.
“Kita harus jujur mengakui, di bawah kepemimpinan Ibu Siska Karina Imran, Kota Kendari bergerak lebih cepat. Beliau visioner, progresif, dan punya keberanian untuk melakukan terobosan. Upaya mewujudkan Kendari sebagai Kota Sehat bukan sekadar slogan, tapi sudah ditunjukkan dengan langkah-langkah konkret,” bebernya.
Hasbulan menegaskan DPRD siap berada di barisan terdepan untuk mendukung program kesehatan lingkungan.
“Sebagai wakil rakyat, kami bukan hanya mengawasi, tapi juga memastikan pemerintah memiliki dukungan regulasi dan alokasi anggaran yang cukup. Kesehatan masyarakat adalah fondasi utama pembangunan, sehingga harus jadi prioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Apriliani Puspitawati menekankan pentingnya penguatan sektor sanitasi sebagai salah satu indikator Kota Sehat. Ia menilai Pemkot Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran telah menunjukkan perkembangan signifikan.
“Sanitasi adalah pilar utama kota sehat. Kami melihat Pemerintah Kota Kendari memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki sistem sanitasi di seluruh wilayah. Ini berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, mengurangi risiko penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ungkapnya.
Apriliani menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Audiensi di Kemenkes ini menunjukkan bahwa Kendari tidak berjalan sendiri. Ada dukungan lintas lembaga yang akan mempercepat realisasi target Kota Sehat,” tutupnya.
Wali kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan komitmennya untuk menjadikan kesehatan lingkungan sebagai prioritas pembangunan kota. Ia menyebut audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
“Kota Sehat bukan hanya label, tapi kebutuhan nyata bagi masyarakat Kendari. Kami ingin seluruh warga merasakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni. Karena itu, kami hadir di sini untuk memastikan dukungan dari Kemenkes, agar program kesehatan lingkungan dan sanitasi di Kendari bisa berjalan lebih cepat dan terukur,” jelasnya.
Dengan demikian tambahnya pembangunan sektor kesehatan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat adalah kunci. Dengan dukungan yang kuat, saya optimistis Kendari bisa menjadi salah satu kota percontohan dalam program Kota Sehat di Indonesia,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar