KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab keresahan masyarakat terkait lonjakan harga bahan pokok, khususnya beras.
Pada Jumat (18/7/2025), Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memimpin langsung penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahun 2025 yang dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu.
Program bantuan pangan ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM) yang tergolong rentan. Di Kecamatan Puuwatu, tercatat ada 44.640 KPM yang tersebar di enam kelurahan dan masing-masing menerima 10 kilogram beras untuk dua bulan penyaluran, yakni Juni dan Juli 2025.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan sambutan dalam penyaluran CBP kepada warga di Kecamatan Puuwatu. Foto Andri
“Pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tapi juga sebagai pelindung. Penyaluran bantuan pangan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat, utamanya mereka yang paling terdampak kondisi ekonomi saat ini,” ungkapnya.
Adapun rincian jumlah penerima manfaat berdasarkan kelurahan:
– Kelurahan Watulondo: 13.840 KPM
– Kelurahan Puuwatu: 9.560 KPM
– Kelurahan Lalodati: 7.820 KPM
– Kelurahan Tobuuha: 4.420 KPM
– Kelurahan Puunggolaka: 7.020 KPM
– Kelurahan Abeli Dalam: 1.980 KPM

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran didampingi Camat Mandonga Sainul Latief saat penyaluran CBP kepada masyarakat. Foto Andri
Dalam kesempatan itu, Siska Karina Imran menyampaikan tentang perilaku konsumsi masyarakat yang dinilai perlu lebih bijak dalam menyikapi keterbatasan dan fluktuasi harga bahan pokok.
“Kita harus mulai membiasakan diri untuk tidak berlebihan dalam konsumsi, dan tidak membuang makanan yang masih layak. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tanggung jawab sosial,” tegasnya.
Ia juga mendorong peran aktif masyarakat, terutama kaum ibu, untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
“Saya mengajak ibu-ibu di rumah untuk menanam sayuran, cabai, tomat, bahkan daun kelor di pekarangan. Ketahanan pangan rumah tangga dimulai dari halaman rumah sendiri,” tutupnya.

Pose bersama usai dilaksanakan penyaluran CBP kepada warga di Kecamatan Puuwatu. Foto Andri
Camat Puuwatu, Sainul Latief menegaskan pihaknya telah menyiapkan mekanisme distribusi yang akurat dan terkoordinasi agar bantuan benar-benar sampai kepada pihak yang berhak.
“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh lurah dan pengelola Puskesos di setiap kelurahan agar penyaluran ini tepat sasaran. Kami pastikan tidak ada yang tertinggal,” jelas Sainul.
Menurut Sainul, selain mendistribusikan bantuan, momen ini juga dijadikan ajang penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang kian kompleks. (adv)


















Komentar