SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Raih Penghargaan Pemberdayaan Perempuan dari Swara Cantika

Siska 96
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saar menerima Penghargaan Pemberdayaan Perempuan dari Swara Cantika yang diwakili Kadis DLKH Erlis Sadya Kencana dan didampingi Kadis Kominfo Sahuriyanto Meronda, Kamis (17/9/2026) malam. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meraih penghargaan kategori Pemberdayaan Perempuan dalam ajang Apresiasi Swara Cantika 2026 yang digelar Cantika, bagian dari Tempo Media Group, di Jakarta, Kamis malam (17/9/2026).

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang mengusung tema “Perempuan Penggerak Perubahan untuk Indonesia”.

Apresiasi ini ditujukan kepada perempuan yang dinilai memiliki kontribusi dan memberikan dampak bagi masyarakat melalui peran serta kiprahnya di berbagai bidang.

Kategori Pemberdayaan Perempuan secara khusus mencakup sejumlah upaya, antara lain penguatan ekonomi keluarga, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan, serta peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan.

Siska tidak hadir langsung dalam malam penghargaan tersebut karena tengah menjalankan agenda kedinasan lainnya. Penghargaan diterima Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana yang mewakili Pemerintah Kota Kendari.

Erlis hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari Sahuriyanto.

Dalam pesan tertulis yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Siska menyebut penghargaan itu tidak semata-mata ditujukan kepada dirinya. Apresiasi tersebut merupakan penghargaan bagi jajaran Pemkot Kendari dan masyarakat, terutama perempuan yang selama ini mengambil peran dalam pembangunan.

“Penghargaan ini merupakan dedikasi untuk seluruh perempuan tangguh di Kota Kendari,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemberdayaan perempuan tidak boleh ditempatkan sekadar sebagai program pemerintah. Pemberdayaan perempuan merupakan bagian dari investasi pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap ketahanan keluarga dan perekonomian daerah.

“Pemberdayaan perempuan bukan sekadar program kerja, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan keluarga yang sejahtera, ekonomi lokal yang mandiri, dan generasi penerus yang unggul,” ungkapnya.

Di Kota Kendari, kata Siska, agenda pemberdayaan perempuan diarahkan melalui sejumlah program yang menyentuh aspek ekonomi, keterampilan, hingga perlindungan.

Penguatan UMKM perempuan menjadi salah satu bagian penting, disertai pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi. Pemerintah juga menempatkan perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif.

Siska mengatakan penghargaan tersebut justru menjadi pengingat bagi pemerintah untuk memperluas ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kebijakan yang memberikan ruang lebih besar bagi perempuan dalam pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan perempuan tidak hanya penting dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam menggerakkan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menciptakan lingkungan yang inklusif, aman dan berdaya bagi perempuan,” tegasnya.

“Perempuan memiliki posisi strategis sebagai pelaku usaha, penggerak komunitas, sekaligus bagian penting dari proses pembangunan daerah,” tandas Siska Karina Imran.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement