KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Kendari yang akan mengikuti MTQ XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Konawe. Pelepasan berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Senin, 22 Juni 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari juga menyerahkan secara simbolis dana hibah kepada sejumlah rumah ibadah dan organisasi keagamaan di Kota Kendari.
Siska mengatakan, MTQ menjadi bagian penting dari syiar Islam sekaligus sarana membina generasi Qurani dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
“MTQ merupakan media untuk memperkuat karakter religius masyarakat dan membina generasi yang menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Kemudian, ia menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Kendari, para pembina, pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan para peserta.
Kepada kafilah yang akan bertanding di Kabupaten Konawe, Siska menitipkan tiga pesan utama, yakni menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan.
“Saya berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kesehatan, menegakkan kedisiplinan, dan yang paling utama menjaga kekompakan. Berkompetisilah dengan mengerahkan kemampuan terbaik, penuh rasa percaya diri, dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT. Saudara-saudari sekalian adalah duta terbaik yang membawa nama baik daerah yang kita banggakan ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Siska menjelaskan bahwa penyaluran dana hibah bagi rumah ibadah dan organisasi keagamaan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung kehidupan keagamaan yang harmonis dan berkelanjutan.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dihadapi banyak pemerintah daerah, Kota Kendari masih mampu menjaga keberlangsungan program-program keagamaan berkat stabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dana hibah bantuan rumah ibadah dan organisasi keagamaan ini pada hakikatnya berasal dari masyarakat dan dikembalikan sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat. Kita berharap kondisi ekonomi nasional maupun global ke depan semakin membaik sehingga seluruh aspirasi masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal,” paparnya.
Dengan demikian, ia berharap momentum pelepasan kafilah MTQ dapat mendorong peningkatan literasi Al-Quran dan memperkuat karakter religius di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sementara itu, bantuan hibah yang disalurkan diharapkan dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel agar rumah ibadah dapat berfungsi optimal sebagai pusat pembinaan umat.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Sekda Kota Kendari yang juga Ketua LPTQ Kota Kendari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, camat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Ketua Baznas, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Kendari, pimpinan organisasi keagamaan, serta tokoh masyarakat.
Penulis: Andri


















Komentar