SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Ajak DPRD Bersinergi Sukseskan UCLG ASPAC 2026

Ski 62 1
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima LKPJ 2025 dari Ketua DPRD La Ode Muhammad Inarto. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Siska Karina Imran meminta dukungan penuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari untuk menyukseskan perhelatan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang akan digelar pada 7-9 Mei 2026.

Ajakan itu disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kendari Tahun 2025.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Siska menekankan bahwa forum UCLG ASPAC merupakan momentum penting bagi Kota Kendari untuk tampil di panggung internasional. Ia menyebut, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini akan menjadi cerminan kesiapan daerah dalam mengelola agenda berskala global.

“Kegiatan ini adalah kesempatan strategis untuk menunjukkan kapasitas Kota Kendari sebagai kota yang terbuka, siap, dan mampu menjadi tuan rumah kegiatan internasional,” jelasnya di hadapan anggota dewan, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, dukungan DPRD dibutuhkan tidak hanya dalam fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga dalam membangun atmosfer kolaboratif di tengah masyarakat. Menurut dia, keberhasilan acara internasional sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen daerah.

“Saya mohon dukungan dan kolaborasi semua pihak. Mari kita menaruh perhatian penuh, merangkul masyarakat, sehingga nama Kota Kendari menjadi kebanggaan dan dipandang oleh dunia,” paparnya.

Rapat paripurna LKPJ tersebut merupakan bagian dari mekanisme tahunan yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan capaian kinerja kepada DPRD. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Siska juga menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah kota sepanjang 2025, termasuk penguatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar.

Namun, perhatian utama dalam pidatonya tertuju pada persiapan penyelenggaran kegiatan internasional. Ia menyebut, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan secara efektif untuk memastikan kesiapan teknis maupun nonteknis, mulai dari infrastruktur pendukung, akomodasi, hingga promosi daerah.

“Kita harus memastikan semua aspek siap, dari fasilitas hingga penyambutan tamu internasional. Ini tentang bagaimana Kendari dikenang sebagai tuan rumah yang profesional dan berkelas,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement