SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita

TNI AL dan PT WIN Kompak Sapu Pantai Torobulu

Win
TNI dan PT WIN kompak sapu pantai Torobulu. Foto Arsya

KONSEL, TERASSULTRA.COM – Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Torobulu menggagas gerakan “Jum’at Bersih” di kawasan Pantai Torobulu sebagai respons nyata terhadap arahan Presiden Republik Indonesia mengenai penanganan sampah yang berkelanjutan.

Aksi ini menonjolkan kolaborasi antara TNI AL, PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), masyarakat pesisir, serta unsur perhubungan dalam membersihkan wilayah pantai dari tumpukan sampah, khususnya plastik.

Kegiatan yang mengusung semangat “Aksi Nyata, Tindak Nyata, Peduli Nyata” tersebut menjadi langkah konkret TNI AL bersama dunia usaha dalam menjaga ekosistem pesisir.

Sejak pagi, personel Posal Torobulu bersama karyawan PT WIN dan warga setempat menyisir garis pantai, mengumpulkan sampah plastik serta limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari laut.

Komandan Posal TNI AL Torobulu, Kapten Laut (T) Sutedjo Adi Tjahjono menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tanggung jawab kolektif menjaga lingkungan pesisir.

“Kegiatan Jum’at Bersih ini merupakan implementasi dari amanah Presiden agar seluruh elemen bangsa berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Pantai adalah aset bersama, sehingga diperlukan kesadaran kolektif dan tindakan nyata,” ungkapnya.

Perlu diketahui tambahnya, sebanyak enam personel Posal TNI AL Torobulu turun langsung bersama PT WIN dan masyarakat dalam aksi bersih pantai tersebut. Selain pembersihan fisik, kegiatan juga diisi edukasi kepada warga mengenai pengurangan plastik sekali pakai dan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa peran PT WIN dalam kegiatan ini menjadi sorotan karena keterlibatan aktif perusahaan dalam mendukung aksi sosial dan lingkungan di wilayah operasionalnya. Kolaborasi TNI AL dan sektor swasta dinilai sebagai model sinergi yang efektif dalam menggerakkan kesadaran publik.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab bersama, termasuk dunia usaha,” kata Sutedjo.

Dengan demikian, ia berharap gerakan Jum’at Bersih dapat menjadi budaya berkelanjutan di tengah masyarakat pesisir Torobulu. Menurut dia, ancaman sampah plastik terhadap ekosistem laut tidak bisa diabaikan dan memerlukan tindakan nyata dari semua pihak.

“Harapan kami, masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan pantai dan tidak membuang sampah sembarangan. Sampah plastik adalah ancaman serius bagi laut dan generasi mendatang,” tandasnya.

 

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement