KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan akan meningkatkan mutu layanan kesehatan sekaligus kesejahteraan tenaga medis saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Minggu (18/1/2026).
Hal itu disampaikan saat meninjau rumah sakit didampingi Wakil Wali Kota Kendari dan Sekda Amir Hasan.
Terlihat Siska Karina Imran menyusuri langsung berbagai titik layanan rumah sakit. Mulai dari ruang rawat inap, unit hemodialisis atau cuci darah yang baru beroperasi, hingga meninjau kesiapan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru yang dijadwalkan mulai difungsikan pada pekan depan.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi tenaga kesehatan RSUD Kota Kendari yang dinilainya telah bekerja dengan penuh empati dan profesionalisme.
“Saya melihat langsung bagaimana perawat dan tenaga medis melayani pasien dengan ramah dan penuh perhatian. Ini adalah kekuatan besar RSUD kita dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Siska Karina Imran.
Menurutnya, kualitas pelayanan bukan hanya ditentukan oleh kecanggihan fasilitas, tetapi juga oleh sikap humanis para tenaga kesehatan yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.
Namun demikian, ia tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi RSUD Kota Kendari. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah tempat tidur pasien yang kerap menimbulkan kepadatan, terutama saat angka kunjungan meningkat.
“Kita akui, masih ada kekurangan, khususnya soal ketersediaan tempat tidur. Ini menjadi pekerjaan rumah yang akan kita benahi secara bertahap,” ungkapnya.
Selain itu, ia berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi sarana dan prasarana, maupun sistem manajemen pelayanan kesehatan agar layanan rumah sakit semakin optimal dan merata.
Tak hanya soal fasilitas, perhatian khusus juga diberikan kepada kesejahteraan tenaga kesehatan. Siska menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak tenaga medis, terutama terkait pembayaran jasa pelayanan yang harus dilakukan tepat waktu.
“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan. Mereka bekerja dengan risiko dan tanggung jawab besar, sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas. Jangan sampai hak mereka terabaikan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar