SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Tinjau Lokasi Pembangunan Koperasi, Wali Kota Kendari Pastikan Progres Sesuai Aset dan Standar Teknis

Siska 28
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman saat meninjau rencana lokasi pembangunan koperasi merah putih. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman dan Sekretaris Daerah Kota Kendari, melakukan rangkaian peninjauan maraton ke sejumlah titik rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di berbagai wilayah, Sabtu (6/12/2025).

Peninjauan ini menjadi langkah untuk memastikan kesiapan lahan dan kejelasan status aset yang akan digunakan dalam program koperasi berbasis kelurahan yang merupakan bagian dari agenda nasional.

Rombongan kepala daerah ini memulai kunjungan dari Kelurahan Andonohu, kemudian bergerak menuju Abeli, Nambo, Petoaha, Bungkutoko, Purirano, Puuwatu, Abeli Dalam, hingga berakhir di Kecamatan Baruga. Setiap lokasi dicek secara mendetail, mulai dari aksesibilitas, tata letak, hingga progres awal pembangunan.

Wali Kota Siska menegaskan bahwa seluruh lokasi pembangunan KKMP telah disiapkan di atas aset Pemerintah Kota Kendari. Kepastian legalitas lahan menjadi perhatian utama agar pembangunan berlangsung tanpa hambatan administratif.

“Kami ingin memastikan semua Koperasi Merah Putih dibangun di atas aset pemkot agar prosesnya tertib dan jelas,” jeladnya.

“Ini juga untuk mempercepat pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo tentang penguatan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” tambahnya.

Di beberapa titik, pembangunan KKMP telah memasuki tahap pemasangan besi cakar ayam sebagai fondasi awal, menandakan bahwa pekerjaan fisik mulai bergerak. Pemerintah Kota Kendari menilai progres ini sebagai sinyal positif bahwa program nasional ini dapat berjalan tepat waktu.

Wali Kota Siska menjelaskan bahwa KKMP dirancang bukan sekadar tempat transaksi, melainkan pusat ekonomi kelurahan yang memiliki fungsi sosial dan pemberdayaan.

“Koperasi Merah Putih nanti diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan bahan pokok, layanan usaha mikro, penguatan ekonomi keluarga, hingga pemberdayaan perempuan,” urainya.

Peninjauan itu turut dihadiri oleh Asisten I, Asisten III, Staf Ahli Wali Kota, dan beberapa kepala OPD terkait. Keterlibatan mereka, menurutnya, menjadi bagian penting untuk memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai dengan standar teknis dan kebijakan lintas sektor.

“Kita ingin semua bergerak serempak. Pembangunan koperasi ini harus cepat, tepat, dan memenuhi standar. Karena ini menyangkut pelayanan ekonomi untuk masyarakat di tingkat paling bawah,” tandas Siska Karina Imran.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement