SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita

Tanggap Kebutuhan Warga, Batalyon A Pelopor Brimob Sultra Salurkan Air Bersih 

photopea resize 1790059373522
Brimob Polda Sultra saat menyalurkan air bersih terhadap warga, Senin (21/9/2026). Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), menyalurkan air bersih kepada sekitar 200 kepala keluarga di Kelurahan Manggadua, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Senin, 21 September 2026.

Aksi sosial tersebut dilakukan untuk merespons kebutuhan warga terhadap air bersih. Personel Brimob mendatangi langsung permukiman warga dengan mengerahkan dua unit Armoured Water Cannon (AWC) dan satu unit Water Treatment.

Kegiatan dipimpin Danton 1 Kompi III Batalyon A Pelopor, Ipda Agreyson Yabiy. Ia mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk pelayanan kepolisian yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika warga mengalami kesulitan mendapatkannya, kami berupaya memberikan bantuan secara langsung,” ungkapnya.

Ia mengatakan personel tidak hanya menyalurkan air, tetapi memastikan bantuan dapat diterima warga secara tertib dan merata.

“Yang kami utamakan adalah masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan cepat dan pelayanan berjalan dengan baik,” bebernya.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Sultra Kombes Pol. Agus Setiawan. Arahan itu diteruskan Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sultra AKBP Eko Sutomo, kepada Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Alwi.

Alwi kemudian mengerahkan personel dan sarana pendukung untuk melakukan distribusi air bersih di wilayah Manggadua.

Dua unit AWC dan satu unit Water Treatment digunakan untuk menunjang proses penyediaan dan penyaluran air. Dengan dukungan peralatan tersebut, personel dapat memberikan pelayanan langsung kepada warga di lokasi.

Agreyson mengatakan kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari upaya Brimob untuk memastikan kehadiran polisi tidak hanya terlihat dalam konteks pemeliharaan keamanan.

“Brimob tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pengamanan. Dalam kondisi tertentu, kami juga harus hadir memberikan bantuan kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kepolisian.

“Kami ingin kehadiran personel benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika ada kebutuhan yang bisa kami bantu, kami akan berupaya hadir dan memberikan pelayanan sesuai kemampuan kami,” paparnya.

Penyaluran air bersih itu sekaligus menjadi ruang interaksi antara personel Brimob dan warga. Hubungan tersebut dinilai penting untuk membangun kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sultra menyatakan akan terus menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat. Prinsipnya, ketika masyarakat membutuhkan dan kami memiliki kemampuan untuk membantu, kami harus hadir,” tandas Agreyson.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement