SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pendidikan

SMA Negeri 1 Kendari Gelar Ujian Sumatif Akhir, Penentu Kelulusan di Era Kurikulum Merdeka

20250414 100047
Kepsek SMA Negeri 1 Kendari, Ruslan saat memberikan keterangan. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – SMA Negeri 1 Kendari tengah melaksanakan Ujian Sumatif Akhir bagi siswa kelas XII sebagai bagian dari penilaian akhir tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung sejak 14 April hingga 22 April 2025 dan menjadi bagian dari asesmen akhir dalam Kurikulum Merdeka yang kini mulai diterapkan secara menyeluruh.

Kepala SMA Negeri 1 Kendari, Ruslan menjelaskan bahwa ujian tersebut merupakan bentuk evaluasi komprehensif yang menggantikan model ujian nasional di masa lalu. Ia menegaskan, meski tidak lagi disebut “ujian kelulusan”, penilaian ini tetap menjadi salah satu indikator penting dalam proses menentukan kelulusan siswa.

“Pelaksanaan ujian ini mengacu pada kalender pendidikan tahun pelajaran 2024/2025. Ujian untuk kelas XII kami namakan sumatif akhir semester atau asesmen akhir, sesuai dengan ketentuan terbaru dari Kemendikbudristek,” ujar Ruslan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/4/2025).

Menurut Ruslan, ujian dilaksanakan dengan memperhatikan aturan maksimal jumlah siswa dalam satu ruangan, yakni tidak lebih dari 20 peserta.

“Kami menyiapkan 26 ruang ujian dengan jumlah siswa per ruangan yang disesuaikan. Sebagian berisi 20 siswa, ada juga yang kurang dari itu,” jelasnya.

Tahun ini, jumlah siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Kendari mencapai 485 orang. Dari jumlah tersebut, 206 siswa adalah laki-laki dan 279 siswa perempuan.

Lebih lanjut, Ruslan menjelaskan bahwa sistem kelulusan di Kurikulum Merdeka tidak lagi sepenuhnya ditentukan oleh hasil ujian semata.

“Kelulusan siswa tidak hanya ditentukan oleh nilai ujian sumatif akhir. Semua proses pembelajaran, termasuk ulangan harian, tugas, dan keaktifan belajar juga menjadi bagian dari penilaian. Jadi, ujian ini bukan satu-satunya penentu,” tegasnya.

Ia menyebut, ini merupakan kali pertama ujian akhir tahun dilakukan sepenuhnya dalam skema Kurikulum Merdeka.

“Tahun ini menjadi momen penting, karena siswa kelas XII yang mengikuti ujian adalah angkatan pertama yang akan lulus dalam masa penerapan Kurikulum Merdeka secara penuh,” beber Ruslan.

Menurutnya, sistem ini memberi ruang yang lebih luas bagi penilaian karakter, kompetensi, dan proses belajar siswa secara menyeluruh.

“Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk tidak sekadar menghafal, tetapi memahami dan menerapkan pengetahuan secara kontekstual. Ujian akhir ini bagian dari proses itu,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement