KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari di bawah kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menunjukkan capaian yang semakin nyata.
Sejumlah persoalan, mulai dari keamanan, kebersihan, pengelolaan sampah, hingga penanganan banjir, kini berangsur ditangani secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Ketua DPRD Kota Kendari, LM Inarto, menilai hubungan kerja yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam mendorong efektivitas pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
“Kami melihat adanya kesamaan visi antara DPRD dan Wali Kota dalam membangun Kota Kendari. Sinergi ini sangat penting karena persoalan kota tidak bisa diselesaikan secara parsial. Harus ada kerja bersama yang konsisten,” katanya, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, selama masa kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran, pemerintah kota menunjukkan komitmen kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian serius adalah keamanan dan kenyamanan lingkungan. Inarto menilai koordinasi pemerintah kota dengan aparat keamanan berjalan semakin baik, sehingga situasi kondusif di wilayah perkotaan dapat terus terjaga.
“Stabilitas keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Jika masyarakat merasa aman dan nyaman, maka aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik akan berjalan optimal,” ungkapnya.
Selain keamanan, persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah juga menjadi fokus utama. DPRD mencatat adanya peningkatan kinerja dinas terkait, baik dari sisi armada pengangkut sampah maupun penguatan sistem pengelolaan di tingkat kelurahan.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah pemerintah kota dalam menata sistem persampahan. Memang belum sempurna, tetapi progresnya jelas terlihat di lapangan,” jelasnya.
Di bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, Komisi III DPRD Kota Kendari turut memberikan catatan positif. Komisi III, LM Rajab Jinik, menyebut bahwa upaya penanganan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat mulai menunjukkan hasil.
“Penanganan banjir tidak bisa instan, tetapi kami melihat pemerintah kota sudah melakukan langkah-langkah strategis, seperti normalisasi drainase, perbaikan saluran air, dan penataan kawasan rawan genangan,” urainya.
Komisi III secara aktif menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak menyimpang dari tujuan awal.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi III, terus mengawal kebijakan pemerintah kota. Prinsipnya, setiap anggaran yang digunakan harus berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, politikus Golkar menyinggung pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban kota.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan sangat menentukan keberhasilan program,” paparnya.
Ke depan tambahnya, DPRD Kota Kendari berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan Pemkot Kendari guna memastikan keberlanjutan program pembangunan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang bersih, infrastruktur yang memadai, serta rasa aman yang terjaga.
“Dengan sinergi yang terus terbangun antara Wali Kota Kendari dan DPRD, Kendari diharapkan dapat bertransformasi menjadi kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan bagi seluruh warganya,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar