SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan Pemkot Kendari

Sinergi Atas Banjir, Wali Kota Kendari dan Ridwan Bae Tinjau Drainase Strategis

FB IMG 1748754076529
Wali Kota Kendari, Siska Karin Imran dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae saat meninjau proyek stratagis. Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan padat aktivitas.

Sabtu (31/5/2025), Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meninjau langsung pembangunan saluran drainase di empat titik rawan genangan air, didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peninjauan ini difokuskan pada kawasan-kawasan strategis yang selama ini menjadi langganan banjir setiap musim hujan. Empat titik utama yang dikunjungi yakni Jl. Kapten Piere Tendean (depan RS Dewi Sartika), Jl. DI Panjaitan (depan PLN ULP Wua-wua), kawasan depan RS Hati Mulia, dan Jl. MT Haryono (depan Polresta Kendari).

Proyek drainase di titik-titik tersebut diharapkan mampu mengurangi genangan air dan memperlancar mobilitas warga.

“Penanganan banjir adalah salah satu prioritas utama kami. Karena ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga. Maka kami bergerak cepat, dan terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun BPJN untuk memastikan pembangunan saluran drainase ini berjalan maksimal,” ujar Wali Kota Siska Karina Imran di sela-sela peninjauan.

Siska menambahkan, proyek drainase yang sedang berlangsung bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Kalau banjir bisa kita atasi, maka masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman, roda ekonomi berjalan, dan kesehatan lingkungan juga lebih terjaga. Ini yang kami perjuangkan,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae yang turut hadir dalam agenda ini, mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Pemkot Kendari. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci dalam percepatan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk drainase.

“Permasalahan banjir tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah kota. Harus ada kolaborasi lintas sektor, lintas kewenangan, dan itulah yang kita wujudkan hari ini. DPR RI juga berkomitmen mengawal anggaran untuk proyek-proyek strategis seperti ini agar cepat tuntas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala BPJN Sultra, Yudi Hardiana menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan kualitas drainase jalan nasional di kawasan perkotaan, termasuk Kendari, yang memiliki intensitas hujan tinggi dan kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan.

“Kami tidak hanya membangun jalan, tapi juga memastikan sistem drainase berfungsi baik agar tidak menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat. Di Kendari, kolaborasi ini menjadi contoh bagus bagaimana kita bersama-sama merespons keluhan masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement