SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Semarak HUT ke-80 RI, Kecamatan Puuwatu Tampil Memukau di Carnaval Juang Kendari

Kdi
Kecamatan Puuwatu saat mengikuti Carnavak juang yang digelar Pemkot Kendari. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kota Kendari berlangsung semarak. Salah satu momen yang menjadi perhatian publik adalah penampilan memukau dari rombongan Kecamatan Puuwatu dalam Carnaval Juang yang digelar Pemerintah Kota Kendari, Selasa (12/8/2025).

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute karnaval yang dimulai dari Markas Kodim 1417/Kendari dan berakhir di Kantor Wali Kota Kendari. Deretan peserta menampilkan ragam kekayaan budaya Nusantara, mulai dari busana adat berbagai daerah, tarian tradisional, hingga atraksi kreatif yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

Rombongan Kecamatan Puuwatu tampil menonjol dengan paduan busana adat khas Sulawesi Tenggara (Sultra), dipadukan properti unik dan formasi parade yang rapi. Tak hanya sekadar berjalan, para peserta juga menghidupkan suasana dengan yel-yel perjuangan, simbol semangat kemerdekaan yang membara.

Camat Puuwatu, Sainul Latief, mengatakan partisipasi pihaknya dalam Carnaval Juang ini bukan hanya bentuk perayaan, tetapi juga wujud nyata dari tekad menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“HUT RI bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum sakral untuk mengingat perjuangan para pahlawan dan memperkuat persatuan dalam bingkai NKRI. Carnaval Juang ini menjadi ajang silaturahmi, menghibur masyarakat, sekaligus memupuk semangat gotong royong,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kemeriahan HUT ke-80 RI di Puuwatu tidak berhenti di karnaval saja. Sejak awal Agustus, pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh kelurahan untuk menggelar lomba-lomba di tingkat lingkungan. Mulai dari lomba balap karung, tarik tambang, kebersihan lingkungan, hingga lomba seni dan musik tradisional.

“Kami ingin euforia HUT RI terasa hingga ke sudut-sudut wilayah Puuwatu. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlibat aktif. Ini menjadi momen setahun sekali yang sangat dinantikan warga,” tuturnya.

Selain itu, pihak kecamatan juga menggelar kerja bakti massal untuk mempercantik lingkungan sebelum puncak peringatan HUT RI. Langkah ini, kata Sainul, adalah wujud penghormatan kepada perjuangan kemerdekaan dengan aksi nyata menjaga lingkungan dan kebersamaan.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement