SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Sambut Wakil Menteri, Pemkot Kendari Siapkan Pangan Murah

Sekda 13
Sekda Amir Hasan saat audensi bersama jajaran untuk menyambut kunjungan wakil Menteri, Senin (25/5/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mematangkan persiapan menjelang kunjungan seorang Wakil Menteri ke Kota Kendari pada 29 Mei 2026.

Sejumlah agenda sosial disiapkan, mulai dari Gerakan Pangan Murah, aksi bersih-bersih lingkungan mendukung program ASRI, hingga peninjauan warga terdampak banjir.

Persiapan itu dibahas dalam audiensi yang diterima Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, bersama jajaran terkait di Balai Kota Kendari, Senin, 25 Mei 2026.

Di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif dan persoalan banjir yang masih menjadi perhatian warga, kunjungan tersebut dinilai bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah Kota Kendari ingin memastikan setiap kegiatan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Pemkot Kendari siap memfasilitasi dan mendukung seluruh agenda kegiatan selama kunjungan Wakil Menteri di Kota Kendari,” kata Amir Hasan.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu agenda utama karena menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Program itu disiapkan untuk membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

“Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat sekaligus membantu warga menghadapi tekanan harga di lapangan,” jelasnya.

Selain pangan murah, Pemkot Kendari tambahnya menyiapkan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bagian dari penguatan program ASRI yang selama ini didorong Pemkot Kendari. Program tersebut diarahkan untuk membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi agenda simbolik saat kunjungan pejabat pusat, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami ingin kegiatan ini memberi pesan bahwa penanganan lingkungan harus dilakukan bersama-sama, bukan hanya pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkot ingin memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal sekaligus mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Peninjauan ini penting agar pemerintah pusat juga bisa melihat langsung kondisi masyarakat terdampak dan langkah-langkah penanganan yang sudah dilakukan daerah,” bebernya.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan masyarakat, termasuk pengendalian inflasi, kebersihan lingkungan, hingga penanganan bencana.

“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat supaya program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement