SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemkot Kendari

Rutin Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Camat Puuwatu: Cegah Banjir dan Ciptakan Kenyamanan Warga

Camat3
Camat Puuwatu, Sainul Latief saat memimpin langsung aksi bersih-bersih lingkungan. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat terus digaungkan hingga ke level kecamatan. Salah satunya melalui aksi rutin bersih-bersih yang dilakukan oleh jajaran Kecamatan Puuwatu, setiap hari Jumat.

Dipimpin langsung Camat Puuwatu, Sainul Latief, program rutin tersebut menyasar berbagai titik strategis di wilayahnya, mulai dari pemangkasan rumput liar di bahu jalan, pembersihan drainase, hingga pengangkutan sampah. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari lurah, ketua RT dan RW, hingga warga sekitar.

IMG 20250704 WA0038

Camat Puuwatu dan warga setempat saat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan. Foto Andri

“Kegiatan ini bukan hanya rutinitas biasa, tapi bagian dari upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan merasa lebih nyaman dan terhindar dari penyakit maupun banjir,” ujar Sainul saat ditemui usai kegiatan kerja bakti, Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, salah satu titik yang menjadi fokus utama adalah gerbang perbatasan antara Kabupaten Konawe dan Kota Kendari yang berada di Kelurahan Abeli Dalam. Wilayah ini dinilai sangat strategis karena menjadi pintu masuk dari luar kota dan menjadi cerminan wajah Kota Kendari.

“Abeli Dalam ini ibarat teras rumah. Kalau terasnya kotor, orang pasti menilai isi rumah juga tidak terawat. Makanya kami terus menjaga agar kawasan ini selalu bersih dan tertata,” jelasnya.

IMG 20250704 WA0037

Camat Puuwatu dan warga setempat rutin melaksanakan aksi bersih-bersih di lingkungan. Foto Andri

Ia menambahkan, selain melakukan pembabatan rumput liar dan semak belukar yang menutupi median jalan, pihaknya juga menanami tanaman Nilam yang tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga bernilai ekonomi.

“Kami tanami Nilam karena selain mempercantik lingkungan, juga punya nilai jual jika dirawat dengan baik. Ini bagian dari pemberdayaan masyarakat juga,” tambahnya.

Tak hanya itu, jajaran Kecamatan Puuwatu juga secara aktif membersihkan sedimen lumpur serta sampah-sampah yang menyumbat drainase. Langkah ini penting untuk mengantisipasi genangan air dan potensi banjir saat musim hujan seperti saat ini.

IMG 20250704 WA0046

Warga Kecamatan Puuwatu usai melaksanakan aksi bersih-bersih sampah yang dikumpulkan langsung di buang di pembuangan sampah. Foto Andri

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi banjir dulu baru sibuk bersih-bersih. Pencegahan lebih baik. Karena itu, drainase harus rutin dicek dan dibersihkan,” tegasnya.

Camat Puuwatu yang juga mantan wartawan itu menyampaikan bahwa kolaborasi dan kesadaran masyarakat adalah kunci keberhasilan dari program ini.

“Kami harap masyarakat juga terus aktif dan tidak hanya menunggu pemerintah. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement