SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemkot Kendari

Retret Pemkot Kendari di Kebun Raya, Camat Mandonga dan Puuwatu Puji Langkah Visioner Wali Kota

Retret2
Camat se-Kota Kendari pose bersama saat mengikuti retret yang digelar Pemkot Kendari. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali melahirkan gebrakan baru di bawah kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman.

Untuk pertama kalinya, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Kendari mengikuti kegiatan retret kepemimpinan dan pelayanan publik selama tiga hari penuh, mulai 1 hingga 3 Agustus 2025, di kawasan Kebun Raya Kendari.

Berbeda dari kegiatan formal birokrasi biasa, retret ini dikemas secara unik dan bermakna. Para peserta mengenakan seragam khusus, diangkut menggunakan truk dari Balai Kota, dan berjalan kaki menuju lokasi retret, disambut marching band dan arak-arakan budaya.

Hal ini sebagai simbol penyatuan hati, kesederhanaan, dan kebersamaan dalam membangun pelayanan publik yang lebih humanis dan berkarakter.

Retret

Camat Mandonga Kasman Marewa saat mengikuti retrer yang digelar Pemkot Kendari. Foto Andri

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk konsolidasi emosional dan spiritual aparatur pemerintah.

“Kita ingin membangun birokrasi yang bekerja dengan hati, bukan sekadar menjalankan tugas administratif. Retret ini menjadi ruang untuk menyatu, memahami satu sama lain, dan menyegarkan kembali niat dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Siska menambahkan, pemilihan Kebun Raya Kendari sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Selain karena keasriannya, kawasan ini merupakan simbol potensi wisata edukatif dan kecintaan terhadap lingkungan yang ingin terus digaungkan oleh Pemkot.

“Kami ingin Kebun Raya ini menjadi ruang hidup yang dikenal dan dicintai masyarakat. Lewat kegiatan ini, kita promosikan sekaligus menanamkan nilai cinta lingkungan dan hidup sederhana dalam pelayanan,” jelasnya.

Camat Mandonga, Kasman Marewa, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, retret bukan sekadar seremonial, melainkan ruang pembaruan mental dan emosional aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas.

IMG 20250801 WA0017

Camat Puuwatu Sainul Latief saat mengikuti retret yang digelar Pemkot Kendari. Foto Andri

“Saya pribadi merasakan betul nilai dari kegiatan ini. Retret ini membangkitkan semangat baru di antara kami, para camat dan kepala OPD. Kami tidak hanya duduk bersama, tapi menyatu secara batin, menyamakan frekuensi pengabdian kepada masyarakat,” paparnya, Jumat (1/8/2025).

Kasman Marewa mengatakan, suasana alami Kebun Raya sangat mendukung terciptanya refleksi mendalam tentang pelayanan publik.

“Saat berada di alam terbuka seperti ini, kita jadi merenung bahwa jabatan bukanlah kekuasaan, tapi amanah. Kita perlu rendah hati, mendengar masyarakat, dan mengabdi dengan empati,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah kegiatan ini, pihaknya akan meneruskan semangat retret ke tingkat kelurahan dan RT/RW melalui forum pembinaan aparatur kewilayahan.

“Saya akan bawa semangat ini ke bawah. Kita ingin perubahan mindset tidak berhenti di camat, tapi menjalar sampai ke petugas lapangan,” tegasnya.

IMG 20250801 WA0014

Camat se-Kota Kendari saat pose bersama sebelum mengikuti retret yang digelar Pemkot Kendari. Foto Andri

Hal senada disampaikan oleh Camat Puuwatu, Sainul Latief, yang menilai kegiatan ini sebagai bagian dari proses penguatan karakter ASN.

“Retret ini menyatukan langkah kami sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah. Banyak persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan regulasi, tapi dengan hati. Dan itulah yang dihadirkan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Sainul bahkan menyebut retret ini sebagai “ruang perenungan kolektif” yang sangat dibutuhkan oleh birokrasi modern.

“Saya merasa lebih terhubung, baik dengan pimpinan maupun sesama camat dan OPD. Kita diskusi dari hati ke hati, dan itu tidak akan bisa didapat dalam rapat-rapat biasa. Ini pengalaman yang sangat membekas,” kata Sainul.

Ia pun berharap retret ini bisa menjadi agenda tahunan dan bahkan diturunkan ke level kecamatan.

“Insya Allah setelah ini saya akan adakan kegiatan serupa di tingkat kecamatan. Kita ingin ASN di Puuwatu bukan hanya disiplin secara administratif, tapi juga punya integritas dan semangat melayani dari dalam diri,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement