KENDARI, TERASSULTRA.COM – Malam belum terlalu larut ketika ratusan warga BTN Graha Raya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, berkumpul rapat. Selasa malam, 3 Februari 2026, kawasan permukiman itu menjadi panggung curahan keluhan warga yang selama ini terpendam. Mulai jalan rusak, lampu mati, hingga air bersih yang kerap tak mengalir.
Keluhan itu disampaikan langsung kepada Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, dalam agenda reses. Warga datang silih berganti, menyuarakan persoalan yang nyaris seragam: fasilitas umum yang tak kunjung dibenahi.
“Jalan di sini sudah lama berlubang, tapi belum juga diperbaiki. Kalau malam gelap sekali karena lampu jalan banyak yang mati. Kami takut jatuh, juga rawan kriminal,” kata seorang warga.
Kemudian warga mengeluhkan akses air bersih dan drainase buruk turut menjadi sorotan. Saat hujan deras, air kerap menggenang berjam-jam di pemukiman warga. Kondisi itu bukan hanya mengganggu aktivitas, tapi juga memicu kekhawatiran soal kesehatan.
“Kalau hujan, air naik sampai halaman. Drainasenya tidak berfungsi. Kami juga susah air bersih, sering mati. Ini sudah lama kami rasakan,” bebernya.
Selain infrastruktur, warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap pengaktifan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Mereka berharap tidak lagi dipersulit saat membutuhkan layanan kesehatan.
Menanggapi berbagai keluhan itu, Zulham Damu mengaku mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan warga. Ia menilai persoalan fasilitas umum di Wua-Wua sudah masuk kategori mendesak dan harus segera ditindaklanjuti.
“Apa yang disampaikan warga malam ini bukan hal baru, tapi memang belum tertangani dengan baik. Ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD,” jelasnya.
Ia berjanji akan membawa seluruh aspirasi tersebut ke meja pembahasan DPRD dan berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Kota Kendari.
“Kami akan kawal dan dorong agar persoalan jalan, penerangan, drainase, air bersih, hingga BPJS ini bisa masuk prioritas pemerintah kota. Warga berhak mendapatkan fasilitas yang layak,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar