SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan Pemkot Kendari

Realisasikan Janji Politik, Wali Kota Kendari Segera Kucurkan Dana Rp100 Juta per RT

IMG 20250611 WA0076
Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat menyampaikan akan segera merealisasikan janji politik terkait penyaluran dana Rp100 juta per RT. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Janji politik Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat kampanye Pilkada kini memasuki tahap realisasi. Salah satu program andalannya, yakni bantuan anggaran Rp100 juta per Rukun Tetangga (RT), dipastikan mulai disalurkan pada tahun 2025.

Dalam ekspose 100 hari kerja yang digelar di Kota Kendari, Selasa (10/6/2025), Siska Karina Imran menyampaikan bahwa penyaluran dana Rp100 juta per RT akan dimulai setelah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) resmi ditetapkan sebagai dasar hukum pelaksanaan program tersebut.

“Kami pastikan program Rp100 juta per RT ini bukan janji kosong. Ini akan kami realisasikan setelah RPJMD kami ditetapkan pada bulan Agustus mendatang, dan selanjutnya akan disusul dengan penyusunan petunjuk teknis dan pelaksanaan,” tegasnya.

Menurutnya, program ini dirancang untuk memberikan kewenangan dan fleksibilitas kepada masyarakat tingkat RT dalam mengelola dan mengusulkan kebutuhan riil di lingkungan mereka, baik itu pembangunan drainase kecil, lampu jalan, ruang terbuka hijau, kegiatan sosial, hingga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin pembangunan yang benar-benar menyentuh akar rumput. Masyarakatlah yang paling tahu kebutuhan di lingkungannya, bukan hanya pemerintah dari atas,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam momentum 100 hari kerja, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari juga menunjukkan perhatian besar terhadap para petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah dan kebersihan kota.

Siska Karina Imran menyebut, para petugas kebersihan yang telah bekerja siang malam selama ini akan mendapatkan kenaikan honor menjadi Rp2 juta per bulan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.

“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa di bidang kebersihan kota. Kami menyadari, tanpa mereka, wajah Kota Kendari tidak akan sebersih dan seteratur hari ini,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaboratif, ia berharap dapat mewujudkan Kendari sebagai kota yang tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga inklusif secara sosial dan berkeadilan dalam pembangunan.

“Kami bukan pemimpin yang ingin berjalan sendiri. Kami percaya, kota ini hanya bisa maju kalau kita semua berjalan bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman menambahkan bahwa pihaknya juga akan melakukan pendataan ulang terhadap petugas kebersihan dan memastikan mereka terlindungi oleh BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Kami ingin memastikan mereka bekerja dalam kondisi yang layak dan aman. Ini bagian dari keadilan sosial yang coba kita hadirkan dalam kepemimpinan kami,” paparnya.

Meski telah menjalankan sejumlah program prioritas dalam 100 hari pertama, ia mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Dia menyebut tantangan pengelolaan sampah, kemacetan lalu lintas, dan penyediaan air bersih masih menjadi isu krusial yang perlu kerja bersama.

“Kami sadar betul bahwa tidak semua bisa diselesaikan dalam 100 hari. Tapi ini adalah fondasi awal. Kami mengajak seluruh stakeholder, masyarakat, dan elemen kota untuk terus mengawal dan mendukung arah pembangunan Kota Kendari,” tandas Sudirman.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement