SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekobis

PT WIN Salurkan Bantuan Usaha untuk Warga Lingkar Tambang Konsel

Win 18 1
Perwakilan PT WIN saat menyalurkan bantuan usaha kepada warga lingkar tambang, Minggu (10/5/2026). Foto Arsya

KONSEL, TERASSULTRA.COM – Deru aktivitas tambang tak selalu identik dengan eksploitasi sumber daya. Di sejumlah desa lingkar tambang di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) melakukan pemberdayaan ekonomi warga melalui bantuan kewirausahaan dan pendampingan usaha kecil.

Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan modal usaha dan perlengkapan usaha mikro kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Program yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu melibatkan tim humas, CSR perusahaan, pendamping lapangan, serta perwakilan masyarakat setempat.

Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari modal usaha kuliner, kios sembako, pertanian skala kecil, hingga dukungan bagi usaha rumahan yang selama ini dikelola warga secara mandiri.

Perwakilan perusahaan, Randi Gunawan, mengatakan program tersebut dirancang bukan sekadar memberi bantuan sesaat, melainkan mendorong masyarakat agar memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan memiliki kesempatan untuk tumbuh bersama. Bantuan ini bukan hanya soal modal usaha, tetapi bagaimana warga bisa membangun usaha yang mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Perusahaan menilai penguatan ekonomi keluarga menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat lingkar tambang. Karena itu, selain bantuan usaha, perusahaan juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan usaha dan pengembangan produk.

“Usaha kecil sering kali terkendala bukan hanya modal, tetapi juga pengetahuan tentang pengelolaan dan pemasaran. Karena itu kami mencoba menghadirkan pendampingan agar usaha masyarakat tidak berhenti di tengah jalan,” bebernya.

Program pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah lingkar tambang ini tambahnya menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan perusahaan. Selain sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, program ini dinilai dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar wilayah operasional.

Dalam sesi pendampingan, Tim CSR perusahaan memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan sederhana, strategi menjaga kualitas produk, hingga pentingnya inovasi agar usaha lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pelaksanaan program dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Perusahaan mengklaim langkah tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan dan memiliki rencana usaha yang jelas.

Bagi sebagian warga, bantuan tersebut menjadi harapan baru di tengah upaya mereka membangun usaha secara mandiri.

Satria Rangga Wuni mengaku bantuan usaha yang diterimanya memberi semangat baru untuk mengembangkan usaha keluarga.

“Kami merasa diperhatikan. Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat yang sedang berusaha membangun usaha kecil supaya bisa bertahan dan berkembang,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Rolis. Menurut dia, masyarakat masih membutuhkan pendampingan lanjutan, terutama dalam hal pemasaran produk dan pengembangan usaha.

“Harapan kami bukan hanya bantuan modal, tetapi juga pelatihan berkelanjutan. Banyak usaha masyarakat yang sebenarnya punya potensi, tapi masih kesulitan soal pemasaran dan pengelolaan usaha,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement