KONSEL, TERASSULTRA.COM – Setelah sukses menggelar PT WIN Cup I, PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) kembali tancap gas dengan menggelar PT WIN Cup II yang tahun ini menghadirkan atmosfer persaingan lebih besar.
Sebanyak 28 tim dari berbagai kecamatan di Konawe Selatan resmi berlaga di Lapangan Sepak Bola Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Minggu (16/11/2025).
Turnamen tahun ini mengangkat tema “Satukan Semangat, Jaga Kebersamaan, Lahirkan Atlet Profesional”, yang menggambarkan tekad perusahaan untuk mendorong sepak bola sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial sekaligus melahirkan generasi atlet berkualitas dari Konawe Selatan.
Suasana pembukaan berlangsung meriah, dengan para pemain mengenakan jersey kebanggaan masing-masing klub, disambut gemuruh suporter lokal yang memadati sisi lapangan. Total hadiah Rp130 juta, trofi utama, serta penghargaan individu menjadi magnet persaingan yang semakin memanas.
Manager PT WIN, Muhammad Nuriman Djalani menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar agenda kompetisi, tetapi juga medium pembinaan berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan semangat sportivitas dan persaudaraan di lapangan hijau. PT WIN Cup II bukan sekadar turnamen, tetapi wadah bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.
“Harapan kami, dari sini lahir atlet profesional yang membawa nama baik Konawe Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PT WIN, Kasmanruddin, menyebut turnamen ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap perkembangan olahraga di daerah.
“Turnamen ini adalah milik bersama. Kami ingin masyarakat merasakan semangat kebersamaan, kegembiraan, dan kebanggaan melalui sepak bola,” bebernya.
“PT WIN Cup II menjadi bukti bahwa olahraga mampu mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat gotong royong,” tandasnya.
Untuk diketahui, dukungan mengalir dari berbagai komunitas olahraga, sponsor, hingga masyarakat setempat. Banyak warga yang sejak pagi telah memadati area lapangan, membawa atribut dukungan dan menciptakan suasana kompetisi layaknya liga profesional.
Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan supremasi sepak bola, tetapi juga membawa efek ekonomi dan sosial yang signifikan mulai dari meningkatnya aktivitas UMKM di sekitar lapangan hingga meningkatnya kunjungan masyarakat ke Desa Torobulu.
Penulis: Arsya


















Komentar