SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita

PT WIN Bantah Lakukan Aktivitas Tambang di Dekat Permukiman Warga Torobulu

Win 23
PT WIN saat melakukan penataan lahan sekaligus upaya mitigasi lingkungan di area yang dinilai rawan longsor, Senin (25/5/2025). Foto Arsya

KONSEL, TERASSULTRA.COM – Aktivitas alat berat di dekat permukiman warga Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), sempat memicu kekhawatiran masyarakat setelah videonya beredar di media sosial.

Sejumlah warga menduga aktivitas tersebut berkaitan dengan kegiatan pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan sekitar.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), Nur Iman Djalani menegeskan, perusahaan memastikan kegiatan yang dilakukan di lokasi tersebut bukan aktivitas eksploitasi tambang.

Pekerjaan alat berat itu merupakan penataan lahan sekaligus upaya mitigasi lingkungan di area yang dinilai rawan longsor.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas permintaan warga yang mengkhawatirkan kondisi lahan di sekitar permukiman karena berpotensi longsor,” ungkapnya, Senin (25/5/2026).

Aktivitas tersebut dilakukan di atas lahan milik masyarakat dan bukan bagian dari operasi penambangan. PT WIN, kata dia, hanya membantu penataan kontur tanah agar lebih aman dan dapat dimanfaatkan warga.

Ia menegaskan perusahaan tetap memperhatikan aspek keselamatan lingkungan selama pekerjaan berlangsung, termasuk memastikan area sekitar permukiman tidak terdampak.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat karena informasi yang beredar di media sosial berkembang cepat. Karena itu kami perlu menjelaskan bahwa ini bukan aktivitas tambang,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik lahan, Kaisar, membenarkan bahwa pekerjaan alat berat dilakukan untuk penataan lahan miliknya. Ia mengaku sebelumnya area tersebut tidak produktif dan sulit dimanfaatkan karena kondisi tanah yang tidak stabil.

“Dulu lahannya terbengkalai dan rawan. Setelah ditata, sekarang lebih rapi dan sudah bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Kaisar mengatakan lahan itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan permukiman serta area perkebunan masyarakat. Ia menilai keberadaan aktivitas tersebut ikut memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Setidaknya ada manfaat yang dirasakan masyarakat, baik dari penataan lahannya maupun aktivitas ekonomi yang muncul,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement