KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dinas Perikanan Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar peringatan Bulan Cinta Laut di kawasan Teluk Kendari. Kegiatan itu berhasil mengumpulkan sampah plastik kurang lebih 1.267 kilogram.
Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Imran Ismail menjelaskan dalam memperingati bulan cinta laut pihaknya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam hal ini Balai Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir Makassar.
“Sejak dua bulan ini mulai awal bulan Mei. Pokok kegiatan bulan cinta laut ini adalah melakukan pungut sampah,” bebernya saat ditemui di ruangannya, Rabu (5/6/2024).
Dan sasarannya adalah Teluk Kendari. Kemudian dalam kegiatan tersebut yang dilibatkan dua kecamatan Abeli dan Kecamatan Nambo terdapat sembilan kelurahan.
“Tahun ini dalam peringatan bulan cinta laut kita libatkan 60 orang nelayan. Dan kita berhasil mengumpulkan sampah satu ton lebih,” ungkap Imran Ismail.
Dalam kesempatan itu, Imran Ismail mengatakan hasil sampah yang dikumpulkan nelayan dalam hal ini sampah plastik dirupiahkan oleh Dinas Perikanan. Sementara untuk sampah yang tidak bisa didaur ulang, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Kalau sampah plastik yang dikumpulkan nelayan kami bayar karena nelayan telah meluangkan waktu untuk mengumpulkan sampah. Kalau yang tidak bisa didaur ulang kami koordinasi dengan DLH untuk dibuang sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” jelasnya.
Dengan kegiatan ini dirinya berharap agar sampah rumah tangga jangan lagi dibuang di teluk Kendari. Karena semua orang mempunyai kewajiban bersama untuk menjaga laut terkhusus Teluk Kendari.
“Kami pemerintah kota Kendari setiap bulan melakukan kegiatan-kegiatan pembersihan sampah di Teluk Kendari. Harapannya kita semua teluk kendari tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Karena dengan membuang sampah di sembarang tempat dapat membahayakan diri kita sendiri,” urainya.
Pada dasarnya, Imran Ismail menyampaikan tujuan dilaksanakan aksi bulan cinta laut yakni untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian sampah di pesisir dan laut agar tidak bocor ke laut. Kemudian mengedukasi masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah.
“Dalam pelaksanaan peringatan bulan cinta laut, nelayan memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah di laut, dimana dalam satu bulan tertentu, nelayan kecil melaut sembari mengumpulkan sampah di laut. Nelayan berpartisipasi aktif dalam pengumpulan, pemilahan dan penimbangan sampah plastik di laut yang dikumpulkan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar