SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Pemkot Kendari Satukan Langkah Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Amir hasan 1
Sekda Amir Hasan saat memberikan sambutan dalam Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat langkah-langkah dalam menekan angka stunting melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, saat membuka Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kota Kendari yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Kamis (16/10/2025).

Amir Hasan menekankan bahwa upaya percepatan penurunan stunting tidak bisa hanya dipandang sebagai urusan gizi semata, melainkan persoalan yang kompleks dan saling terkait dengan berbagai aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Stunting bukan hanya soal anak kurang gizi. Ini persoalan pembangunan manusia. Karena itu, semua sektor harus bergerak bersama mulai dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Rapat TPPS merupakan ruang penting untuk melakukan evaluasi, koordinasi, dan konsolidasi lintas sektor agar program penurunan stunting berjalan tepat sasaran dan memberikan hasil nyata di lapangan.

“Kita ingin memastikan bahwa semua program yang sudah dirancang benar-benar menyentuh masyarakat dan berdampak pada penurunan angka stunting di setiap kelurahan,” kata Amir Hasan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya komitmen berkelanjutan antarinstansi agar upaya yang telah dilakukan tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting harus diukur dari perubahan nyata pada kualitas hidup anak-anak Kendari.

“Kalau anak-anak kita sehat, cerdas, dan tumbuh optimal, itu artinya kita sedang menyiapkan generasi emas untuk masa depan Kota Kendari,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Amir Hasan mengatakan bahwa Pemkot Kendari menargetkan angka prevalensi stunting terus menurun setiap tahun melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Penurunan stunting tidak bisa hanya dikerjakan oleh dinas kesehatan. Ini kerja bersama lintas sektor, dan bahkan lintas kesadaran sosial. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat harus menjadi satu gerakan,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement