KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia (SDI) melalui percepatan pemenuhan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS).
Upaya ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu (19/11/2025), di ruang rapat kantor tersebut.
Rapat yang dipimpin Kepala Bidang Makro Bappeda Kota Kendari, Indah Sriwana Sanggo itu menghadirkan BPS, Dinas Kominfo, dan para produsen data dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Fokus pembahasan diarahkan pada percepatan penyediaan bukti dukung serta penguatan indikator-indikator yang menjadi penilaian IPS tahun 2025.
Indah menjelaskan, nilai IPS bukan sekadar angka, melainkan cerminan kualitas tata kelola data daerah. Penilaian ini terdiri dari lima domain yakni Prinsip Satu Data Indonesia, Kualitas Data, Proses Bisnis Statistik, Kelembagaan, dan Statistik Nasional.
“Pemenuhan IPS ini menentukan seberapa baik tata kelola data kita berjalan. Lima domain tersebut menjadi tolok ukur yang harus kita penuhi secara konsisten,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya metadata dan Portal SDI sebagai pilar utama peningkatan kualitas data. Kehadiran keduanya, kata Indah, menjadi kunci agar Kota Kendari mampu meningkatkan nilai IPS sekaligus memperkuat fondasi SDI di daerah.
“Portal SDI dan metadata bukan formalitas, tapi instrumen penting untuk memastikan data yang kita hasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan secara luas,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Indah menargetkan seluruh perangkat daerah dapat menuntaskan bukti dukung sebelum tenggat penilaian
“Kami menargetkan pada 19 Desember seluruh progres keterpenuhan indikator sudah siap, termasuk bukti dukung dari setiap OPD produsen data,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar