SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Pemkot Kendari Gencarkan Pembentukan Bank Sampah di Seluruh Kelurahan

Siska 36
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan sambutan dalam sosialisasi pengelolaan sampah. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui percepatan pembentukan Bank Sampah di seluruh kelurahan.

Komitmen ini kembali ditegaskan dalam rapat sosialisasi yang berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (11/12/2025), yang dihadiri para lurah se-Kota Kendari.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pemkot Kendari untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mengubah perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, menegaskan bahwa paradigma penanganan sampah harus berubah. Masyarakat, katanya, tidak lagi bisa bersikap pasif terhadap persoalan lingkungan yang kian kompleks.

“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi dengan pola lama. Masyarakat harus dilibatkan secara aktif agar pengurangan sampah berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Bank Sampah di tingkat kelurahan nantinya menjadi pusat edukasi sekaligus katalisator perubahan perilaku warga. Melalui sistem tabungan sampah, warga diharapkan lebih terbiasa memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Selain memperkuat peran masyarakat, Wali Kota Siska juga menekankan pentingnya standarisasi tata kelola. Seluruh kelurahan diwajibkan menerapkan SOP yang sama agar mekanisme pengumpulan dan pemilahan sampah tidak membingungkan warga.

“Semua kelurahan harus memakai SOP yang sama. Jangan sampai ada masyarakat di kelurahan berbeda tapi mekanismenya tidak sama sehingga membingungkan,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota Siska menyinggung pentingnya koordinasi lintas struktur, mulai dari lurah, RT, RW, hingga perangkat kelurahan. Menurutnya, program Bank Sampah tidak akan berjalan optimal tanpa kekompakan para ujung tombak pelayanan publik tersebut.

“Kita berharap pembentukan Bank Sampah di seluruh kelurahan dapat menjadi momentum transformasi pengelolaan sampah kota tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement