SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekobis

Pemkot Kendari Gelar Peringatan HPSN

FB IMG 1708500385272
Warga yang mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang digelar Pemkot Kendari. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kegiatan ini berlangsung di Anjungan Teluk Kendari.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini dilakukan dengan bersih-bersih sepanjang Teluk Kendari dengan melibatkan sekira 3000 orang, terdiri dari ASN Lingkup Pemerintah Kota Kendari, Tenaga Kebersihan DLHK Kota Kendari, Basarnas, Kejaksaan, TNI-Polri serta masyarakat.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2024 ini mengusung tema “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif”.

Penjabat (Pj) Walikota Kendari, Muhammad Yusup menyampaikan, sampah seringkali dianggap sebagai masalah lingkungan, tetapi apakah kita menyadari potensinya sebagai sumber daya ekonomis yang berharga. Di balik tumpukan sampah terdapat peluang untuk menciptakan nilai ekonomis yang signifikan.

“Sampah akan bernilai manakala kita bisa memanfaatkan potensinya, sehingga menciptakan nilai yang ekonomis,” ungkapnya, Rabu (21/2/2024).

“Hal ini juga mengingatkan kepada kita bahwa sampah adalah tanggungjawab kita bersama antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Yusup mengatakan pemerintah juga mengajak setiap individu, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya Teluk Kendari.

Mengingat, untuk menjaga kebersihan lingkungan, pemerintah mendorong untuk membentuk bank sampah pada tingkat RTRW, kelurahan dan kecamatan se-Kota Kendari yang menjadi upaya untuk mengurangi sampah rumah tangga.

Pengelolaan sampah dengan melibatkan teknologi juga menjadi salah satu solusi untuk mengubah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Salah satu langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi masalah sampah yang semakin kompleks,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement