KENDARI, TERASSULTRA.COM – Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Patroli Perintis Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengintensifkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan penghuninya. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Anoa 2025 untuk mencegah tindak kriminal, seperti pencurian dan perampokan rumah kosong.
“Dengan patroli ini, kami ingin memastikan rumah-rumah yang ditinggal mudik tetap aman. Jangan sampai masyarakat pulang, malah kehilangan barang berharga mereka,” ujar Bripka Baskar Basra, Dantim Ps. Panit 2 Siturjawali Polda Sultra, saat memimpin patroli, Senin (1/4/2025).
Patroli dilakukan secara berkala di berbagai titik rawan kejahatan. Selain mengerahkan personel, kepolisian juga menggandeng satuan pengamanan setempat serta warga untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan.
“Kami juga mengimbau agar warga yang mudik tidak meninggalkan rumah dalam keadaan terbuka atau mencolok. Pastikan semua pintu dan jendela terkunci rapat, serta jika memungkinkan, titipkan kepada tetangga atau ketua RT,” tambahnya.
Polda Sultra mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan keberangkatan mereka kepada ketua RT atau petugas keamanan setempat. Selain itu, warga juga disarankan memanfaatkan teknologi, seperti kamera CCTV atau lampu otomatis, guna mengurangi risiko kejahatan.
Sementara itu, salah satu warga, Andi (45), mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli tersebut.
“Kami sering khawatir rumah kosong jadi incaran pencuri saat mudik. Tapi dengan patroli ini, setidaknya ada rasa aman,” ujarnya.
Untuk diketahui Operasi Ketupat Anoa 2025 akan terus berlangsung hingga arus balik Lebaran untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri.
Penulis: Andri


















Komentar