SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Naikkan Gaji Petugas Kebersihan, DPRD Kota Kendari Apresiasi Kebijakan Wali Kota 

Rajab 9
Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik apresiasi kebijakan Wali Kota Siska Karina Imran yang menaikkan gaji petugas kebersihan. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kebijakan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menaikkan gaji petugas kebersihan sekaligus melimpahkan pengelolaan sampah ke tingkat kecamatan dan kelurahan mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik, mengatakan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan berdampak langsung pada melonjaknya volume sampah. Kondisi itu, menurut dia, membutuhkan kerja ekstra dari para petugas kebersihan yang berada di garis terdepan.

“Pertumbuhan Kota Kendari sangat pesat dan produksi sampah juga meningkat. Karena itu, kerja keras petugas kebersihan harus diimbangi dengan kesejahteraan yang layak. Kebijakan menaikkan gaji ini patut diapresiasi,” jelasnya, Senin (29/12/2025).

Rajab Jinik menilai langkah Wali Kota Kendari menunjukkan komitmen bahwa kinerja aparatur, khususnya petugas kebersihan, tidak bisa dilepaskan dari aspek kesejahteraan.

“Hari ini Ibu Wali Kota membuktikan bahwa kinerja harus didukung dengan kesejahteraan. Ini adalah langkah baik dan memberi pesan bahwa kerja keras dihargai di bawah kepemimpinannya,” ungkapnya.

Selain kenaikan gaji, DPRD Kota Kendari juga mengapresiasi kebijakan pelimpahan pengelolaan sampah ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan dorongan DPRD selama ini agar penanganan sampah dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami di DPRD sudah lama mendorong agar pengelolaan sampah dilimpahkan ke kecamatan dan kelurahan, seperti yang diterapkan di kota-kota besar. Dengan begitu, penanganannya lebih efektif dan responsif,” urainya.

Dalam skema tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari berperan sebagai regulator, sementara kecamatan dan kelurahan menjadi ujung tombak pelaksanaan di lapangan, termasuk koordinasi dengan RT dan RW.

Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran, persoalan sampah mendapat perhatian serius dan menjadi agenda prioritas pemerintah kota.

“Ini membuktikan bahwa persoalan sampah benar-benar menjadi atensi. Ke depan, kepatuhan terhadap kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab kecamatan dan kelurahan yang membawahi RT dan RW,” katanya.

Dengan demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat.

“Program ini harus dipatuhi dan didukung oleh masyarakat. Kebersihan lingkungan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tandas Rajab Jinik.

 

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement