SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Menutup 2025 dengan Zikir, Wali Kota Kendari Ajak Warga Merawat Harapan dan Kolaborasi

Ski 45
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melaksanakan zikir dan doa bersama. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menutup tahun 2025 dengan zikir dan doa bersama di Masjid Agung Al Kautsar, Rabu (31/12/2025) malam.

Terlihat zikir dan doa bersama itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, diawali dengan Salat Maghrib berjamaah serta lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa akhir tahun bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum untuk menata kembali niat, mengevaluasi perjalanan, dan memperkuat kolaborasi membangun kota.

“Menjelang berakhirnya tahun 2025, izinkan saya atas nama pemerintah dan pribadi menyampaikan refleksi, rasa syukur, sekaligus harapan kita bersama. Tahun ini bukan tahun yang biasa, tetapi tahun yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menyebut 2025 sebagai tahun penuh dinamika dan tantangan, namun sarat pelajaran berharga bagi Pemkot Kendari. Sejak menerima amanah bersama Wakil Wali Kota Sudirman, kata Siska, pemerintah berkomitmen menjalankan kepemimpinan yang mendengar, bekerja nyata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami memulai perjalanan ini dengan satu komitmen sederhana namun tegas, bekerja sungguh-sungguh, mendengarkan masyarakat, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak,” jelasnya.

Dalam waktu kurang dari satu tahun tambahnya Pemkot Kendari memprioritaskan pembenahan fondasi tata kelola pemerintahan, percepatan pelayanan publik, serta penataan arah pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Sejumlah indikator makro mencatat tren positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang membaik, inflasi yang relatif terkendali, serta penurunan kesenjangan penduduk secara bertahap. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari juga terus meningkat, menempatkan Kendari di peringkat keenam tertinggi secara nasional.

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Ia pun mengajak warga menjadikan zikir dan doa penutup tahun sebagai penguat tekad menyongsong 2026 dengan optimisme dan kebersamaan.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan doa, ikhtiar, dan kolaborasi semua pihak agar Kendari tumbuh sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” tandasnya.

 

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement